Heboh Penemuan Mayat di Gardu Listrik LRT Pancoran, Diduga Hendak Mencuri Kabel

Selasa 01-09-2026,21:50 WIB
Heboh Penemuan Mayat di Gardu Listrik LRT Pancoran, Diduga Hendak Mencuri Kabel

Warga Jakarta Selatan dihebohkan dengan mayat seorang pria di gardu listrik di samping Stasiun LRT Pancoran pada Selasa, 1 September 2026.--X (Twitter) @@akuyoyo

JAKARTA, DISWAY.ID - Warga Jakarta Selatan dihebohkan dengan mayat seorang pria di gardu listrik di samping Stasiun LRT Pancoran pada Selasa, 1 September 2026.

Akun X (Twitter) @awaaannnn__, dinarasikan bahwa warga sekitar telah mencium bau busuk sejak pagi hingga akhirnya menghubungi PLN.

Saat diperiksa oleh petugas PLN, di dalam bilik gardu listrik untuk pendukung operasional Stasiun LRT Pancoran ditemukan mayat pria yang sudah terbujur kaku.

BACA JUGA:Misteri Penemuan 4 Mayat Orang Hilang di Pulau Jeju Bikin Geger, Polisi Diduga Tutupi Kasus

"Kata warga sekitar tuh pagi-pagi udah bau-bau busuk, bau bangkai. Pas sore makin kecium bau (bau busuk). Telepon orang PLN. Posisi di dalem gardu (sumber bau)," ujar perekam video, dikutip Selasa, 1 September 2026.

Diduga Mayat Pria di Gardu Listrik Stasiun LRT Pancoran Hendak Mencuri

Kapolsek Pancoran, Kompol Suminto mengatakan korban diduga hendak mencuri kabel sebelum tersengat listrik bertegangan tinggi.

Korban disebut masuk ke bagian bawah gardu sambil membawa sejumlah barang untuk melancarkan aksi pencurian.

Pasalnya, ditemukan sejumlah alat pemotong dan bagian kabel gardu yang sudah dalam kondisi terkupas atau rusak.

BACA JUGA:Mutilasi Mayat dalam Karung di Depok Terungkap, Pelaku Ditangkap di Pandeglang!

"Menemukan bahwa korban Mr. X, korban masuk dari bawah dengan membawa kantong plastik dengan gergaji beserta topi, kemudian naik ke atas lantai dua di gardu tersebut," ujar Suminto.

Saat ini, jenazah telah dievakuasi dan akan menjalani autopsi di Rumah Sakit Kramat Jati.

Autopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian dan verifikasi identitas.

Sementara itu, area sekitar lokasi terlihat ramai oleh warga maupun masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait