Kawal Proyek Sesuai Usulan, Disperkimta Tangsel Ajak Warga Turut Mengawasi
Petugas melakukan pembangunan peningkatan Jalan Lingkungan di Kampung Kandang Sapi Lor Rw 003 Kelurahan Pakualam, Kecamatam Serpong Utara.-Disperkimta Tangsel For Tangerang Ekspres/Disway Group-
SERPONG - Pemkot Tangsel melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta) tengah merealisasikan pembangunan infrastruktur lingkungan yang tersebar di tujuh kecamatan.
Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan jalan dan saluran lingkungan yang mayoritas merupakan usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Kepala Disperkimta Kota Tangsel Aries Kurniawan mengatakan, pelaksanaan program dilakukan Disperkimta Kota Tangsel melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) I, II dan III, yang mengcover wilayah masing-masing.
BACA JUGA:Dewan Pendidikan Tangsel Buka Suara Soal Konflik TKIP-SDIP Pamulang, Begini Responsnya
"Di mana UPT I untuk Kecamatan Pamulang dan Setu, UPT II mengcover Kecamatan Ciputat dan Ciputat Timur serta UPT III mengcover Kecamatan Serpong, Serpong Utara dan Pondok Aren," ujarnya, Selasa (1/9).
Aries menambahkan, masyarakat di sekitar lokasi pembangunan turut dilibatkan untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. Menurutnya, pengawasan dari warga penting untuk memastikan pekerjaan sesuai dengan usulan dan kebutuhan lingkungan.
"Karena pekerjaan itu juga yang akan mereka nikmati. Masyarakat juga diajak untuk mengawasi bersama. Supaya nanti hasilnya benar-benar sesuai dengan yang diusulkan," tambahnya.
Menurutnya, sebagian besar pembangunan infrastruktur lingkungan yang dikerjakan saat ini merupakan hasil usulan masyarakat melalui Musrenbang. "Kalau melihat pengusul, paling dominan sebenarnya dari Musrenbang," jelasnya.
Penyuka olahraga tenis meja ini mengaku, warga terutama yang tinggal di sekitar lokasi pekerjaan diminta aktif memantau proses pembangunan.
Selain memastikan kualitas pekerjaan, pengawasan tersebut juga untuk mencegah pelaksanaan pembangunan bergeser dari titik yang telah diusulkan dan disepakati.
BACA JUGA:Polres Tangsel Terima Laporan Dugaan Penipuan Travel Umrah, 14 Jemaah Terdampak
"Saya selalu menekankan, mengajak mereka terutama yang di sekitar lokasi untuk bantu mengawasi. Supaya sesuai dengan yang mereka usulkan di awal. Jangan sampai salah titik juga," tuturnya.
Aries mengungkapkan, sebelum pekerjaan dimulai, pihaknya juga membangun kesepahaman dengan masyarakat di lokasi. Pemerintah berada dalam posisi melayani kebutuhan warga yang telah disampaikan melalui proses E-Musrenbang.
Namun, masukan masyarakat tetap diperlukan, terutama apabila terdapat kondisi teknis di lapangan yang perlu disesuaikan agar hasil pembangunan lebih optimal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: