Heboh! Info Grup WA Diduga Bermuatan Konten LGBT Sasar Siswa, Polda Metro Jaya Turun Tangan

Rabu 02-09-2026,11:53 WIB
Heboh! Info Grup WA Diduga Bermuatan Konten LGBT Sasar Siswa, Polda Metro Jaya Turun Tangan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, pihak kepolisian telah mengambil langkah untuk mendalami informasi grup WhatsApp bermuatan LGBT-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID - Polda Metro Jaya tengah menyelidiki informasi mengenai dugaan grup WhatsApp bermuatan LGBT yang disebut melibatkan sejumlah siswa sekolah di Jakarta Selatan.

Informasi tersebut menjadi perhatian setelah muncul dugaan adanya percakapan dan konten berisiko di dalam grup yang dapat mengundang anggota baru secara bebas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, pihak kepolisian telah mengambil langkah untuk mendalami informasi tersebut.

BACA JUGA:2 Kelurahan di Jakut Kekeringan Dampak Kemarau, Pramono Kirim 29 Tangki Air Bersih

“Direktorat Reserse Siber dan Direktorat Reserse PPA-PPO Polda Metro Jaya saat ini sedang melakukan penyelidikan,” kata Budi kepada awak media, Rabu, 2 September 2026.

Budi mengatakan, kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pihak sekolah yang berkaitan dengan informasi tersebut.

"Sebagai langkah pencegahan Polda Metro Jaya akan menyampaikan pemahaman kepada para siswa mengenai bahaya penyebaran konten pornografi, pergaulan berisiko, dan penggunaan media sosial secara aman serta bertanggung jawab," ungkapan.

Diketahui informasi itu berkembang usai salah satu wali murid bernama Yuda Fajrin curhat di media sosial mengenai temuannya tersebut.

BACA JUGA:Musim Kemarau Bikin Jakarta Panas! 457 Kebakaran Terjadi, Jakbar-Jaktim Tertinggi

Dimana, beberapa siswa dari sekolah anaknya masuk ke grup yang anggotanya dapat mengundang orang lain secara bebas.

"Gua sama Bapak-bapak di tempat kompetisi bola, sempet ngobrol-ngobrol panjang, jadi rupanya itu ada sesuatu nih, jadi ada grup namanya ‘Add people as much as you can’ namanya," ujarnya dalam keterangannya.

"Intinya singkat ceritanya ada anaknya temenku itu ke-invite ke grup itu karena sesuai dengan nama grupnya ‘Add people as much as you can’, dia main asal invite yang ke-invite Bapaknya, alhasil Bapaknya jadi ngebaca percakapan di dalam grup itu," lanjutnya.

Dirinya menemukan dalam grup itu adanya dugaan pembahasan konten mengenai LGBT.

BACA JUGA:Jadwal Lengkap OMI Kemenag 2026, Ajang Kompetisi Sains dan Riset Siswa Madrasah

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait