Film 'Autopsy: Dead Body Can Talk' Tayang 3 September, Angkat Kisah Dokter Forensik Polri
Rumah produksi Karya Kreatif Utama resmi menggelar gala premier film terbaru mereka, Autopsy: Dead Body Can Talk, di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa, 1 September 2026 malam.-dimas rafi-
JAKARTA, DISWAY.ID– Rumah produksi Karya Kreatif Utama resmi menggelar gala premiere film terbaru mereka, "Autopsy: Dead Body Can Talk", di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa, 1 September 2026 malam.
Film yang mengangkat kisah inspiratif dokter spesialis forensik Polri, Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti, dijadwalkan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai Kamis, 3 September 2026.
"Autopsy: Dead Body Can Talk" menghadirkan kisah Dr. Sumy Hastry yang diperankan Masayu Anastasia.
BACA JUGA:Fakta Menarik Film The Hitman's Bodyguard Tayang di Bioskop Trans TV, Penuh Aksi dan Komedi
Karakter tersebut digambarkan sebagai seorang dokter forensik yang mendedikasikan hidupnya untuk mengungkap kebenaran di balik kematian tidak wajar melalui pendekatan ilmiah.
Di balik misteri dan ketegangan yang ditawarkan, sutradara Ozan Ruz mengatakan film ini tidak hanya ingin menghadirkan cerita tentang dunia forensik.
Ia justru ingin menonjolkan sisi kemanusiaan yang kerap terlupakan dalam proses penyidikan.
Menurutnya, sosok Dokter Hastry menjadi gambaran bagaimana ilmu pengetahuan dapat berjalan beriringan dengan rasa empati ketika berhadapan dengan korban yang sudah tidak mampu menyampaikan kesaksiannya.
“Dan apa yang dilakukan sama Dokter Hastry, dia melakukan itu, dia memberikan hati nurani kepada jenazah yang tidak bisa lagi bicara. Dan saya harap penonton bukan hanya sekadar membawa ceritanya yang melekat, tapi nilai empati tersebut,” ungkap Ozan Ruz di Jakarta pada Selasa, 1 September 2026.
BACA JUGA:PSS Sleman Siap Berikan Warna Baru di Super League 2026/2027
Sementara itu, Masayu Anastasia mengakui memerankan sosok dokter forensik bukan perkara mudah. Ia harus melakukan riset secara mendalam agar karakter Hastry yang dibawakannya dapat terlihat meyakinkan di layar.
“Yang pasti, dibilang sulit pasti sulit ya. Tidak ada yang tidak sulit karena banyak banget yang harus dipelajarin dan di-research juga,” papar Masayu.
Meski menghadapi tantangan dalam proses pendalaman karakter, Masayu menyebut arahan Ozan Ruz sangat membantunya selama produksi.
Selain Masayu Anastasia, film ini juga dibintangi Ge Pamungkas, Teuku Rifnu Wikana, Riyuka Bunga, Samuel Rizal sebagai Harry, Indra Frimawan sebagai Warji, Zidni Hakim sebagai Yono, Andrew Suleiman sebagai Choii, Abdul Adul sebagai Yanto, Rina Tarigan sebagai Srikandi, serta Nagra Pakusadewo sebagai Aldi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: