Tiket Umrah Jemaah AAT Dipastikan Terbit, Kemenhaj Kawal Keberangkatan hingga Pulang

Kamis 03-09-2026,06:44 WIB
Reporter: Syifa Lulu |
Tiket Umrah Jemaah AAT Dipastikan Terbit, Kemenhaj Kawal Keberangkatan hingga Pulang

Mediasi Kementerian Haji dan Umrah bersama PT Annisa Ahmada Travelindo (AAT), KBIHU Muslimat NU Jombang, dan perwakilan jemaah di Sidoarjo, Senin, 31 Agustus 2026.--

JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan persoalan keberangkatan jemaah umrah PT Annisa Ahmada Travelindo (AAT) menemui titik terang usai melakukan mediasi bersama pihak terkait.

Hasil mediasi memastikan seluruh tiket pergi dan pulang jemaah AAT telah terbit. Dengan kepastian tersebut, jemaah dapat menjalankan perjalanan ibadah sesuai jadwal yang tercantum pada tiket.

Mediasi digelar di Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Sidoarjo, Senin, 31 Agustus 2026.

BACA JUGA:Uang Muka Haji 2027 Rp66,6 M Diblokir Arab Saudi, Kemenhaj Pastikan Persiapan Tetap Jalan

Pertemuan tersebut melibatkan PT Annisa Ahmada Travelindo, KBIHU Muslimat NU Jombang, serta perwakilan jemaah.

Dari Kemenhaj turut hadir Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Akhmad Fauzin, Kasubdit Bina Umrah Edayanti, serta jajaran Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur.

Dalam hasil mediasi, pihak AAT menyatakan komitmennya untuk memberangkatkan sekaligus memulangkan seluruh jemaah sesuai jadwal yang tercantum dalam tiket.

Komitmen tersebut tidak berhenti pada urusan tiket, travel juga diwajibkan memastikan seluruh kebutuhan dan layanan jemaah selama berada di Arab Saudi hingga kembali ke Indonesia terpenuhi.

Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Akhmad Fauzin menegaskan bahwa kepastian bagi jemaah menjadi perhatian utama dalam penyelesaian persoalan tersebut.

BACA JUGA:Kemenhaj Perkuat Pelayanan Haji Inklusif bagi Penyandang Disabilitas dan Lansia pada Musim Haji 2027

"Yang utama adalah memastikan jemaah mendapat kepastian. Dengan seluruh tiket pergi dan pulang yang sudah terbit, jemaah dapat berangkat dan kembali sesuai tiket yang telah ditetapkan," ujar Fauzin.

Menurutnya, penerbitan seluruh tiket harus dibarengi dengan pelaksanaan kesepakatan secara bertanggung jawab.

AAT diminta memastikan hak serta layanan jemaah terpenuhi sejak proses keberangkatan sampai mereka kembali ke Tanah Air.

Kasubdit Bina Umrah Edayanti berharap kesepakatan yang dicapai dalam mediasi dapat memberikan rasa aman kepada para jemaah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait