Terdampak Karhutla? Borneo FC Pastikan Laga Lawan Persija Tetap Digelar 5 September di Segiri
Manajer Borneo FC Dandru Dauri memastikan pertandingan yang tersaji di Stadion Segiri, Samarinda, tetap berlangsung-Dimas Rafi-
JAKARTA, DISWAY.ID– Borneo FC menjawab kekhawatiran para pendukung mengenai kemungkinan ditundanya laga perdana Pesut Etam di Super League 2026/2027.
Spekulasi tersebut muncul akibat bencana alam yang melanda Kalimantan berupa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap pekat akibat musim kemarau dan ancaman El Nino.
Kondisi itu membuat sebagian Pusamania merasa cemas akan diundurnya pertandingan menjamu Persija Jakarta pada Sabtu, 5 September 2026.
BACA JUGA:Menuju Indonesia Emas 2045, Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan melalui STEM
Namun, Manajer Borneo FC Dandru Dauri memastikan pertandingan yang tersaji di Stadion Segiri, Samarinda, tetap berlangsung.
“Malahan isunya Samarinda, Kalimantan Timur ada asaplah. Samarinda nggak ada asap! Clear untuk Samarinda,” tegas Dandru di Jakarta.
Ia memastikan persiapan Borneo FC untuk menjamu Persija terus berjalan tanpa adanya perubahan jadwal.
“Jadi kita bisa menggelar tanggal 5 dengan cuaca yang baiklah mestinya,” ujarnya.
Dengan pernyataan tersebut, Borneo FC sekaligus meredam spekulasi mengenai kemungkinan penundaan laga pembuka Super League 2026/2027.
Pertandingan di Stadion Segiri dipastikan menjadi panggung awal bagi Borneo FC untuk memulai perjalanan mereka pada musim baru.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: