Bukan Cuma Datang ke Kampus UPR, Sherina Ikut Padamkan Karhutla di Palangka Raya sampai Malam

Sabtu 05-09-2026,18:26 WIB
Bukan Cuma Datang ke Kampus UPR, Sherina Ikut Padamkan Karhutla di Palangka Raya sampai Malam

Sherina mengunjungi Universitas Palangka Raya (UPR) dan bertemu dengan rektor serta mahasiswa yang telah berhari-hari berjibaku memadamkan api.--Instagram Sherina

JAKARTA, DISWAY.ID – Penyanyi sekaligus pegiat lingkungan Sherina Munaf bahkan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi karhutla sekaligus membantu upaya pemadaman.

Memasuki hari ketiga perjalanannya di Kalimantan Tengah, Sherina mengunjungi Universitas Palangka Raya (UPR) dan bertemu dengan rektor serta mahasiswa yang telah berhari-hari berjibaku memadamkan api.

Dalam kunjungan tersebut, tim Borneo Orangutan Survival Foundation (BOS Foundation) juga membawa bantuan logistik untuk para mahasiswa dan pejuang karhutla yang masih berada di lapangan.

BACA JUGA:Nostalgia Musik Indonesia! Elfa’s Singers Siapkan Konser Spektakuler Bersama Sherina, JKT48, dan Rio Febrian

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke area di sekitar gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Palangka Raya yang turut terdampak kebakaran.

Di lokasi tersebut, Sherina bertemu langsung dengan mahasiswa yang selama beberapa pekan terakhir berupaya memadamkan api.

Bahkan, kegiatan pemadaman berlangsung hingga malam hari dan Sherina turut terjun membantu memadamkan api.

BACA JUGA:Isu Selingkuh Terkuak usai Setahun Sherina Cerai, Netizen Bilang Baskara Mahendra Gak Ganteng Lagi

Di tengah proses pemadaman, Sherina juga diperkenalkan dengan inovasi yang dikembangkan Universitas Palangka Raya berupa sabun ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk membantu proses rewetting dan pemadaman.

Cairan tersebut disemprotkan ke area yang terbakar untuk membantu membasahi kembali lahan. Komponen di dalamnya disebut dapat membantu membuat api lebih cepat padam.

Bagi sivitas akademika Universitas Palangka Raya, kawasan tersebut bukan sekadar lahan yang terbakar. Area itu sebelumnya menjadi salah satu tempat praktikum mahasiswa sekaligus ruang belajar yang menyimpan keanekaragaman hayati.

BACA JUGA:Sherina Munaf Comeback! Film Filosofi Teras Siap Guncang Bioskop Indonesia 2026

Pada 2020, kawasan tersebut tercatat memiliki sekitar 63 spesies yang terdiri dari burung, reptil, serta berbagai jenis tanaman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait