Menembus Pasar Asia, PAG Perkuat Aceh sebagai Pusat Energi Masa Depan

Selasa 08-09-2026,20:52 WIB
Reporter: Hariri |
Menembus Pasar Asia, PAG Perkuat Aceh sebagai Pusat Energi Masa Depan

Eksposur tersebut sekaligus memperkuat positioning PAG sebagai perusahaan energi yang memiliki infrastruktur strategis dan siap menangkap peluang bisnis LNG di tingkat nasional maupun regional.-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID-- PT Perta Arun Gas (PAG), bagian dari Subholding Gas dan anak perusahaan PT Pertamina Gas, terus mendorong Kawasan Arun Lhokseumawe, Aceh, berkembang dari terminal LNG menjadi Global Integrated Energy Hub yang berperan strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membuka akses ke pasar energi Asia.

Komitmen tersebut disampaikan Finance & General Support Director PT Perta Arun Gas, M. Yudi Setiawan, saat menjadi narasumber dalam program Squawk Box pada segmen khusus Energy Corner di Studio CNBC Indonesia, Jakarta, Selasa (08/09/2026).

BACA JUGA:Sebagian Penerbangan Reschedule di Bandara Soetta, Penumpang Diminta Cek Status ke Maskapai

Dalam kesempatan tersebut, Yudi menjelaskan potensi strategis Arun yang berada di jalur pelayaran internasional dan dekat dengan pasar Asia. 

Posisi tersebut menjadi keunggulan bagi PAG untuk mengembangkan berbagai layanan berbasis LNG, tidak hanya untuk kebutuhan domestik tetapi juga pasar regional.

“Arun memiliki posisi strategis untuk dikembangkan menjadi LNG Hub yang melayani kebutuhan domestik sekaligus pasar regional,” ujar Yudi.

PAG juga terus mengoptimalkan infrastruktur yang dimiliki untuk memperluas portofolio bisnis. Salah satunya melalui pengoperasian kembali Tangki LNG F-6004 berkapasitas 127.000 m³ yang telah direvitalisasi dan sudah beroperasi pada awal 2026. 

BACA JUGA:Promo ShopeeFood di Tanggal Kembar 9.9 Tawarkan Diskon hingga 99 Persen dan Flash Sale Rp99

Infrastruktur tersebut meningkatkan fleksibilitas PAG dalam menerima, menyimpan, dan mengelola kargo LNG dalam volume besar, sekaligus membuka peluang bisnis LNG Hub, reload, dan re-export.

Selain itu, PAG memiliki tiga unit regasifikasi dengan total kapasitas 135 MMSCFD, LNG ISO Tank Filling Station hingga 10 ISO Tank per hari, tangki condensate berkapasitas 2,12 juta barel, fasilitas LPG, serta layanan Gassing Up & Cooling Down (GUCD) bagi kapal LNG.

Dari sisi kinerja, PAG mencatat capaian positif sepanjang 2025. Realisasi regasifikasi mencapai 153% dari target RKAP, dengan penerimaan 22 kargo LNG domestik dan volume regasifikasi lebih dari 155 BBTUD, meningkat sekitar 6%. PAG juga membukukan pendapatan konsolidasi audited sebesar USD104,9 juta dan EBITDA USD52,08 juta atau 121% dari target RKAP.

BACA JUGA:Daftar Gunung Api Paling Sering Erupsi di 2026, Gunung Semeru Tembus 1.811 Kali

Keandalan operasi tersebut turut didukung pencapaian lebih dari 29 juta jam kerja selamat sejak 2013, menunjukkan konsistensi PAG dalam menjaga aspek HSSE dan keberlangsungan operasional.

Ke depan, PAG melihat peluang pengembangan breakbulking, LNG bunkering, ISO Tank, GUCD, penyimpanan, reload hingga re-export sebagai bagian dari ekosistem LNG Hub yang terintegrasi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait