PGN Solution dan Nusantara Regas Perkuat Ketahanan Infrastruktur Gas, Siapkan Respons Darurat Pipa Bawah Laut

Rabu 09-09-2026,18:58 WIB
Reporter: Hariri |
PGN Solution dan Nusantara Regas Perkuat Ketahanan Infrastruktur Gas, Siapkan Respons Darurat Pipa Bawah Laut

Kerja sama lanjutan tersebut diharapkan dapat memperjelas mekanisme koordinasi, pembagian peran, dan mobilisasi sumber daya dalam menghadapi kondisi darurat pada sistem pipa bawah laut.-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID-- PT Nusantara Regas (NR) bersama PT PGAS Solution (PGN Solution) memperkuat ketahanan infrastruktur gas melalui peningkatan kesiapsiagaan penanganan keadaan darurat pada sistem pipa bawah laut. 

Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keandalan aset dan kontinuitas penyaluran gas yang mendukung kontinuitas penyaluran gas bagi Jakarta dan Jawa Barat.

BACA JUGA:Mahasiswa Farmasi Universitas Esa Unggul Edukasi dan Skrining Warga Rawa Buaya, Cegah Penyakit Degeneratif

Penguatan kerja sama antara NR dan PGN Solutian ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Kesiapsiagaan Penanganan Keadaan Darurat pada Sistem Pipa Bawah Laut PT Nusantara Regas di Jakarta. 

Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Utama NR Mohd. Iskandar Mirza dan Direktur Utama PGN Solution Sonny Rahmawan Abdi pada Selasa (8/9/2026).

Kerja sama ini memiliki nilai strategis mengingat sistem pipa bawah laut merupakan tulang punggung rantai operasional NR. Perusahaan mengoperasikan Floating Storage & Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat di Perairan Teluk Jakarta yang terhubung dengan Onshore Receiving Facility (ORF) Muara Karang melalui pipa bawah laut sepanjang sekitar 15 kilometer. 

BACA JUGA:BNI Salurkan Masker hingga Obat-obatan bagi Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Melalui jalur pipa ini, gas hasil regasifikasi LNG disalurkan menuju daratan untuk memasok gas bagi PLTGU Muara Karang, Tanjung Priok, dan PLTGU Muara Tawar. 

Dengan peran tersebut, keandalan pipa bawah laut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kontinuitas penyaluran energi bagi sistem kelistrikan di Jakarta dan Jawa Barat.

Di sisi lain, Teluk Jakarta merupakan salah satu perairan dengan lalu lintas pelayaran terpadat di Indonesia. Jalur pipa yang berada di wilayah tersebut menghadapi berbagai potensi risiko operasional, termasuk aktivitas pelayaran dan kemungkinan gangguan akibat jangkar kapal. 

Penanganan kondisi darurat pada infrastruktur bawah laut membutuhkan kesiapan personel, kapal, peralatan, material, serta kompetensi teknis yang dapat dimobilisasi dalam waktu singkat.

BACA JUGA:Layani 435 Ribu Penumpang per Hari, KAI Properti Perkuat Fasilitas Stasiun Bogor

Direktur Utama NR, Mohd. Iskandar Mirza, mengatakan kesiapan menghadapi kondisi darurat merupakan bagian penting dalam menjaga keandalan operasi perusahaan. 

Terlebih, fasilitas NR memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan pasokan energi bagi pembangkit listrik di Jakarta dan Jawa Barat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait