KADIN Dorong Pariwisata Jadi Mesin Ekonomi Baru, James Riady Ungkap Tantangan dan PR Besar

Jumat 11-09-2026,20:40 WIB
KADIN Dorong Pariwisata Jadi Mesin Ekonomi Baru, James Riady Ungkap Tantangan dan PR Besar

Wakil Ketua Umum Koordinator KADIN Indonesia James Riady mengatakan, Indonesia memiliki modal pariwisata yang sangat besar, mulai dari kekayaan alam, budaya, kuliner hingga destinasi bahari kelas dunia.--KADIN

JAKARTA, DISWAY.ID – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia mendorong sektor pariwisata menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi baru Indonesia.

Wakil Ketua Umum Koordinator KADIN Indonesia James Riady mengatakan, Indonesia memiliki modal pariwisata yang sangat besar, mulai dari kekayaan alam, budaya, kuliner hingga destinasi bahari kelas dunia.

Namun, menurut James, pekerjaan rumah Indonesia bukan lagi soal potensi pariwisata, melainkan bagaimana mengubah kekayaan tersebut menjadi aktivitas ekonomi yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, lama tinggal, belanja, investasi hingga lapangan kerja.

Hal tersebut disampaikan James dalam KADIN Monthly Diplomatic Economic Breakfast yang digelar bersama Kementerian Pariwisata, Jumat, 11 September 2026.

BACA JUGA:Kemenpar dan Kadin Gelar K-MED, Dorong Pariwisata dan Investasi Asing

Forum tersebut dihadiri perwakilan dari 67 negara, termasuk 39 duta besar dan 28 anggota diplomatik lainnya.

James mengatakan, pariwisata memiliki posisi unik dibandingkan sejumlah sektor ekonomi lainnya karena sebagian besar aset yang menjadi daya tarik wisata Indonesia sebenarnya sudah tersedia.

"Pariwisata memiliki keunikan tersendiri karena Indonesia tidak perlu menciptakan asetnya. Sebagian besar aset tersebut sudah tersedia secara alami," ujar James.

Ia menyebut Indonesia telah memiliki pantai, lautan, lokasi diving, ombak untuk surfing, gunung berapi, hutan, kekayaan budaya, kuliner, hingga masyarakat yang menjadi bagian penting dari ekosistem pariwisata.

BACA JUGA:Menhaj Gandeng Uzbekistan Kembangkan Wisata Religi, Dorong Penerbangan Langsung Indonesia-Samarkand

Menurut James, tantangan terbesar justru terletak pada kemampuan Indonesia mengonversi seluruh potensi tersebut menjadi nilai ekonomi.

"Bagaimana kita mengonversi keindahan alam menjadi aksesibilitas? Aksesibilitas menjadi pengalaman? Pengalaman menjadi pembelanjaan? Pembelanjaan menjadi investasi? Dan investasi menjadi kemakmuran?" katanya.

BACA JUGA:Desa Didorong Bangun Sumber Ekonomi Mandiri dari Sektor UMKM hingga Pariwisata

PR Besar Pariwisata Indonesia

James menilai Indonesia memiliki aset pariwisata yang sulit ditandingi banyak negara lain.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait