Syahganda Ungkap Tantangan Bakom: Pikiran Prabowo Sulit Ditangkap Rakyat

Jumat 02-10-2026,21:52 WIB
Reporter: Anisha Aprilia |
Syahganda Ungkap Tantangan Bakom: Pikiran Prabowo Sulit Ditangkap Rakyat

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan mengakui pemikiran Presiden Prabowo Subianto menjadi hal yang lebih sulit ditangkap dan dipahami oleh publik-Disway/Anisha Aprilia-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan mengakui pemikiran Presiden Prabowo Subianto menjadi hal yang lebih sulit ditangkap dan dipahami oleh publik.

Padahal, kata dia, selama ini program pemerintah relatif mudah dilihat masyarakat.

BACA JUGA:Ini Rahasia Mitchell Baker Mampu Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh

"Yang paling susah ditangkap oleh rakyat itu adalah pikiran Presiden. Program oke, kemudian orang melihatnya, tapi pikiran (sulit ditangkap oleh masyarakat)," kata Syahganda di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat, 2 Oktober 2026.

Dia menilai pemikiran Prabowo merupakan gagasan yang bersifat konstitusional sehingga penting untuk dikomunikasikan agar dapat dipahami masyarakat.

"Nah, pikiran-pikiran beliau itu adalah pikiran-pikiran konstitusional. Dan itu penting sampai rakyat tahu semua," ujarnya.

BACA JUGA:Jadi Kepala Bakom RI, Syahganda Bakal Kombinasikan Komunikasi Pemerintah dengan AI

Karena itu, Syahganda mengatakan dirinya bersama Wakil Kepala Bakom Fadli Hartono akan melanjutkan program-program yang telah berjalan sebelumnya.

Syahganda mengatakan Bakom akan memperkuat komunikasi dengan media dan wartawan.

Dia ingin membangun dialog yang lebih intensif agar pesan pemerintah dapat tersampaikan kepada masyarakat, sekaligus aspirasi masyarakat dapat diteruskan kepada pemerintah.

"Itu tentu kita harus banyak ketemu teman-teman media, teman-teman wartawan.

BACA JUGA:AQUA DBL Dance Jadi Panggung Anak Muda Ekspresikan Wastra Nusantara

Bagaimana dialog antara pemerintah dan teman-teman media itu bisa pada akhirnya menyampaikan pesan-pesan pemerintah kepada masyarakat, dan pesan-pesan masyarakat kembali kepada pemerintah," tuturnya.

"Jadi, ada dialog yang intensif nantinya," sambung Syahganda.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: