Sindikat Fake BTS Dibongkar Polda Metro Jaya, SMS Phishing Disebar di Jalur MRT
Polda Metro Jaya membongkar sindikat penyebaran SMS phishing menggunakan perangkat Fake BTS di sekitar jalur MRT Jakarta-disway.id/Rafi Adhi Pratama-
JAKARTA, DISWAY.ID - Polda Metro Jaya membongkar sindikat penyebaran SMS phishing menggunakan perangkat Fake BTS di sekitar jalur MRT Jakarta.
Modus tersebut digunakan untuk mengirim SMS secara blasting kepada masyarakat yang berada di sekitar rute Bundaran HI hingga Blok M, Jakarta Selatan.
Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan dari tiga orang korban yang mendapatkan SMS palsu berisi tautan menuju situs phishing.
BACA JUGA:Pramono Perintahkan Pecat Oknum Penipuan Loker Damkar Rp70 Juta
Kasubdit 4 Ditressiber Polda Metro Jaya, AKBP Grawas Sugiharto mengatakan SMS yang disebarkan para pelaku mengatasnamakan sejumlah perusahaan dan layanan yang dikenal masyarakat.
"Pesan-pesan atau SMS palsu tersebut mengatasnamakan beberapa perusahaan, yang pertama adalah salah satu gerai coffee shop, yang kedua mengatasnamakan provider, serta yang ketiga adalah mengatasnamakan pihak perbankan," katanya kepada awak media, Jumat 2 Oktober 2026.
SMS tersebut dilengkapi tautan yang mengarahkan penerima menuju situs palsu yang dibuat menyerupai situs resmi.
Modus tersebut diduga digunakan untuk mengelabui korban agar mengakses situs yang telah disiapkan pelaku.
Menurutnya, para pelaku menggunakan perangkat Fake BTS untuk menyebarkan SMS tersebut.
BACA JUGA:Namu Balai Kota Dibuka 3 Oktober, Warga Bisa Tur hingga Akses Layanan Publik
"Fake BTS ini adalah alat yang mensimulasikan spektrum frekuensi GSM kepada mobile phone atau handphone yang berada di sekitar alat tersebut, sehingga alat tersebut dapat beroperasi layaknya BTS asli meskipun BTS tersebut adalah BTS bayangan atau Fake BTS," ujarnya.
Penyelidikan kemudian mengarah kepada sebuah mobil berwarna silver dengan nomor polisi B 2755 XXX.
Mobil tersebut terpantau berjalan lambat dan berulang kali melintas di sekitar rute yang menjadi lokasi penyebaran SMS.
Polisi selanjutnya melakukan penggeledahan terhadap kendaraan tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: