Wardah Hadirkan Skin Longevity Clinic Pertama ParagonCorp di Asia Tenggara

Sabtu 03-10-2026,14:24 WIB
Wardah Hadirkan Skin Longevity Clinic Pertama ParagonCorp di Asia Tenggara

Wardah Perkenalkan Pendekatan Skin Longevity Lewat Move, Eat, dan Rest---Dok. Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Wardah menghadirkan Wardah Skin Longevity Clinic sebagai klinik skin longevity pertama dari ParagonCorp di Asia Tenggara.

Konsep tersebut dirancang untuk mempertemukan pendekatan skin science dan lifestyle science dalam satu rangkaian pengalaman yang membantu masyarakat memahami kesehatan kulit secara lebih menyeluruh.

Wardah Skin Longevity Clinic berlangsung di Spac8 Ashta, Jakarta, mulai 29 September hingga 6 Oktober 2026.

Mengusung tema Reveal Your Lifestyle Rituals for Lasting Skin Health, kegiatan ini membawa pendekatan skin longevity yang tidak hanya berfokus pada perawatan kulit, tetapi juga kebiasaan sehari-hari.

Skin Longevity dan Gaya Hidup

Pemahaman mengenai kesehatan kulit terus berkembang. Perawatan kulit tidak lagi hanya diarahkan untuk menangani masalah yang sudah muncul, tetapi juga menjaga fungsi serta kondisi kulit dalam jangka panjang.

Pendekatan tersebut dikenal sebagai skin longevity.

Wardah mengibaratkan kondisi kulit dengan konsep battery health pada perangkat ponsel. Kondisi kulit dapat dipengaruhi oleh berbagai aspek gaya hidup, mulai dari pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, tingkat stres, hingga paparan sinar ultraviolet dan polusi.

Melalui Wardah Skinverse, berbagai aspek tersebut diperkenalkan dalam sebuah pengalaman yang menggabungkan perawatan kulit dengan pendampingan dari para expert.

Skin Longevity Protocol: Move, Eat, dan Rest

Salah satu bagian dari pengalaman tersebut adalah Wardah Skin Longevity Protocol.

Program ini menghubungkan hasil Advanced Skin ID Blueprint dengan panduan personal yang mencakup penggunaan skincare serta tiga pilar gaya hidup, yakni Move, Eat, dan Rest.

Pendekatan tersebut menggunakan konsep skin exposome science untuk membantu konsumen memahami berbagai faktor yang dapat memengaruhi kondisi kulit.

Aspek yang diperhatikan mencakup aktivitas fisik, pola makan melalui konsep gut-skin axis, kualitas tidur, serta pengelolaan stres.

dr. Yusri Dinuth, MM, ABAARM, selaku Skin Longevity Expert, menjelaskan bahwa konsep healthspan merupakan bagian dari longevity, yakni bagaimana seseorang dapat menjalani hidup lebih panjang dengan tetap mempertahankan kualitas hidup.

Karena itu, menurutnya, penggunaan skincare dan penerapan gaya hidup yang lebih baik perlu berjalan secara bersamaan.

Mengukur Skin Longevity melalui Personalized AI

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait