Dalam Tekanan Kebangkitan Red Bull, Pengamat F1: Ferrari Harus Upgrade!

Selasa 10-05-2022,03:00 WIB
Reporter : Gunawan Sutanto
Editor : Gunawan Sutanto

FERRARI mendominasi di awal musim ini. Namun, itu hanya bertahan setidaknya pada tiga balapan awal. Di dua balapan terakhir, tim kuda jingkrak itu mulai menghadapi tekanan. Dari siapa lagi jika bukan Red Bull.

Upgrade mobil yang dilakukan Red Bull mulai membuahkan hasil. Itu makin terlihat seusai hasil balapan di Grand Prix (GP) Miami 2022 pada 7-8 Mei.

Ya, Anda sudah tahu. Dua pembalap Ferrari yang menguasai pole position akhirnya gagal meraih gelar juara di GP Miami. Charles Leclerc yang start di posisi terdepan bisa dikudeta Max Verstappen yang melaju dari posisi start ketiga.

Padahal, Carlos Sainz Jr juga start di depan Verstappen.

Sebenarnya sejak awal banyak yang memperingatkan Ferrari. Banyak pengamat menilai, pengembangan yang dilakukan Red Bull di awal musim telah menemukan setelan terbaiknya. Bahkan, ada yang memprediksi bahwa di tengah musim Red Bull bakal bisa menyalip Ferrari.

Kondisinya saat ini, Leclerc memang masih memimpin. Ia mengemas 104 poin. Pun demikian dari klasemen konstruktor. Ferrari masih memimpin. Namun, angkanya tipis, 157 poin, dan Red Bull membuntuti dengan 151 poin.

GP Spanyol yang bakal berlangsung 20–22 Mei menjadi pertaruhan. Red Bull bisa dengan mudah menyalip Ferrari.

Apalagi, posisi kedua dan ketiga klasemen pembalap kini dikuasai para pilot Red Bull. Sergio Perez ada di peringkat ketiga dengan torehan 66 poin. Sedangkan Max Verstappen yang ada di peringkat kedua punya 85 poin.

Di GP Spanyol nanti mestinya Carlos Sainz punya motivasi tinggi. Sebab itu adalah rumahnya. Namun bisa juga kebangkitan Red Bull dalam dua balapan terakhir menjadi beban untuk Sainz. Apalagi, Red Bull juga berhasil membuat malu Ferrari di kandangnya sendiri. Di GP Emilia Romagna.

Pengamat F1 asal Indonesia, Azrul Ananda, menyebutkan bahwa Ferrari harus upgrade di GP Spanyol. Ferrari memang tidak upgrade dalam dua lomba terakhir. 

”Jadi, mau tidak mau Ferrari harus upgrade. Tidak bisa lagi mengandalkan kondisi mobil yang ada di awal musim. Yang kemarin upgrade-nya ditunda karena alasan bikin bingung, mau tidak mau sekarang harus dikebut. Apalagi, sirkuit berikutnya Barcelona yang sangat aerodinamis,” ujar Azrul di podcast-nya, Mainbalap Podcast Show.

Azrul tak tahu Mercedes bakal melakukan upgrade seperti apa. Namun, kewaspadaan tinggi Ferrari kini harus diletakkan pada Red Bull.

”Red Bull sepertinya sudah menemukan jalur pengembangan yang clear. Adrian Newey terus mengawal. Red Bull punya top speed dan modal ketahanan,” kata Aza –sapaan Azrul Ananda.

Aza yakin Ferrari bisa melakukan upgrade dengan baik. Namun, menurutnya, yang harus diperhatikan juga adalah detail-detail operasional tim. Mereka harus sempurna. Menurut Aza, Red Bull tak sekadar punya mobil cepat. Tapi, mereka juga bisa irit dalam hal pemakaian ban. 

Kata Aza, Verstappen bahkan bisa mengetahui kondisi ban Leclerc. Hal itu disampaikan Verstappen lewat radio.

Kategori :