Rp4,7 Triliun untuk Skrining Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun

Rabu 22-01-2025,19:53 WIB
Reporter : Annisa Amalia Zahro
Editor : Khomsurijal W

"Dalam jangka waktu pendek, kita melibatkan klinik swasta, jadi tidak hanya puskesmas. Klinik swasta ikut dikoordinasikan oleh dinas kesehatan setempat. Lalu mungkin juga klinik-klinik yang ada yang sudah diakreditasi itu bisa juga menyelenggarakan."

Tak hanya itu, pihak masyarakat seperti organisasi maupun perusahaan swasta juga turut dilibatkan.

BACA JUGA:Dampak Amerika Keluar dari WHO Pasca Pelantikan Donald Trump Diungkap Kemenkes, Singggung Pendanaan Kesehatan RI

"Jadi, seluruh organisasi masyarakat, kita akan bertemu, beberapa skema yang kita tawarkan, nomor satu kalau dia punya faskes karena ini sangat faskes-based," lanjutnya.

Kemudian, pihaknya juga akan mengidentifikasi faskes-fakses yang sekiranya bisa membiayai sendiri maupun pembiayaan parsial.

"Dia (swasta) bisa membiayai sendiri itu fully funded, dari mereka sendiri. Misalnya, (perusahaan) bisa periksa karyawannya. Tapi kalau misalnya dia nggak bisa, tapipunya SDM, punya alat, bisa partial funded. Jadi kita memberikan strip untuk periksa," paparnya.

Kategori :