Bang Doel Tancap Gas Kebut Pengerukan Kali Krukut di Hari Pertama Kerja

Jumat 21-02-2025,13:52 WIB
Reporter : Cahyono
Editor : Subroto Dwi Nugroho

JAKARTA, DISWAY.ID -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno alias Bang Doel langsung meninjau pengerukan Kali Krukut di Jalan NIS, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan,  Jumat, 21 Februari 2025.

Dalam tinjauan tersebut, Bang Doel menyusuri Kali Krukut yang sedang dilakukan pengerukan oleh pasukan biru Dinas Sumber Saya Air (SDA) DKI Jakarta.

Bang Doel mengatakan bahwa pengerukan Kali Krukut ini sebagai upaya pengendalian banjir, merupakan salah satu program prioritas dalam 100 pertama.

BACA JUGA:Anaknya Nikah, Wali Kota Tangerang Nyusul ke Retreat Magelang

BACA JUGA:Kerap Kebanjiran hingga 2 Meter, Bang Doel Tawarkan Warga Cilandak Timur Relokasi ke Rusun

"Hari pertama kerja, saya bekerja, turun untuk melihat beberapa tempat hari ini. Sekarang kita melihat pengerukan Kali Krukut di Jakarta Selatan. Saya melihat harus ada perubahan dalam antisipasi banjir, kalau tidak ada perubahan ya tidak selesai-selesai masalahnya," kata Bang Doel di lokasi.

Menurutnya, terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam pengerukan kali di Jakarta.

Kendala itu di antaranya lebar kali yang sempit dan akses jalan yang terbatas, sehingga menylitkan alat berat masuk ke lokasi pengerukan.

Bang Doel mengatakan, Kali Krukut mengalami penyempitan karena adanya penumpukan sedimen. Lebar Kali Krukut saat ini hanya sekitar 4 meter.

Selain itu kondisi tanggul masih berupa tanah, sehingga saat debit air tinggi meluap ke permukiman warga.

BACA JUGA:Bang Doel Bakal Rekrut Preman Kerja Jadi PPSU: Gaji Lebih Gede

BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 Februari 2025, Ayo Datang sebelum Tutup!

Kendala lainnya, jarak antara jembatan dan kali yang terlalu pendek, menyebabkan sulit dilakukan pemeliharaan.

Pasalnya alat berat tidak bisa lewat melalui bawah jembatan.

"Kita lihat tadi ada kendala-kendala di lapangan, seperti ada jembatan, panjang kali 700 meter tapi lebarnya sempit, sehingga alat berat kita tidak bisa menyeberang jembatan, berarti kita harus pindah ke ujung kali. Artinya, kendala-kendala teknis dilapangan harus kita pahami dan segera cari solusinya," ujarnya.

Kategori :