Cole Palmer masih memiliki sisa kontrak lebih dari delapan tahun di Chelsea, yang berarti The Blues berada dalam posisi kuat untuk mempertahankan jasanya.
BACA JUGA:Manchester United Kejar Kloningan Lionel Messi Sebagai Pengganti Marcus Rashford
Cole Palmer menghadapi tekanan besar di Chelsea karena penampilannya menurun.
Chelsea terlalu bergantung kepadanya, sehingga membuat pelatih Enzo Maresca pusing mencari solusi.
Cole Palmer sedang menjalani masa yang penuh tantangan di Chelsea , karena ia menghadapi tekanan untuk mempertahankan performa yang konsisten dalam jangka waktu yang lama untuk pertama kalinya.
Dari pemain muda yang menjanjikan di Manchester City, Cole Palmer dengan cepat menjelma menjadi bintang utama Chelsea sejak bergabung dengan tim tersebut pada musim panas 2023.
Akan tetapi, dalam beberapa pekan terakhir, gelandang Inggris tersebut mengalami kesulitan, gagal mencetak gol atau memberikan assist dalam lima pertandingan berturut-turut di semua kompetisi.
BACA JUGA:Transfer Viktor Gyokeres Mengejutkan, Chelsea Kobarkan Minat Target Manchester United
Ini adalah situasi yang belum pernah dialami Palmer dalam kariernya, dan ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang kemampuannya untuk beradaptasi dengan tim yang sedang kacau.
Sejauh musim ini, Cole Palmer telah mencetak 14 gol dan 6 assist, suatu prestasi yang mengesankan bagi seorang pemain yang baru berusia 22 tahun dan bermain untuk tim baru.
Namun, kemunduran akhir-akhir ini membuat Chelsea kesulitan dalam menyerang dan ini menunjukkan tim terlalu bergantung pada Palmer.
Mantan bek Chelsea, Mario Melchiot, meyakini tim lawan mulai fokus menghalangi Cole Palmer, tak memberinya banyak ruang untuk beroperasi.
"Awalnya, Palmer tidak dikenal dan tim tidak punya rencana untuk menghadapinya. Namun sekarang, mereka tahu bahwa jika mereka menahan Palmer, Chelsea akan kehilangan banyak kekuatan menyerang," kata Mario Melchiot kepada ESPN.