“Cari anak saya, Alvaro. Katanya kalau salat di masjid sini'. Lalu dijawab oleh marbot, ‘itu ada anaknya di atas’,” ucap Tugimin menirukan percakapan tersebut.
Setelah pria misterius itu pergi, Alvaro pun tak kunjung pulang ke rumah seperti biasanya.
“Biasanya setelah Magrib pulang. Tapi ini enggak pulang. Saya enggak curiga awalnya, karena biasanya dia main dulu. Tapi malamnya tetap enggak pulang,” ungkap Tugimin.
Pencarian oleh keluarga dimulai sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka menyisir lingkungan sekitar, bertanya ke tetangga, RT, hingga teman-teman Alvaro, namun hasilnya nihil.
“Kita cari ke depan, ke tetangga sebelah, ke RT yang lain, semua enggak ada yang tahu,” kata Tugimin.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga sudah melapor ke kepolisian, namun hingga saat ini, belum ada titik terang terkait keberadaan Alvaro.
Tugimin berharap adanya perhatian serius dari aparat kepolisian dan pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membantu pencarian cucunya.
“Saya harap kepada polisi atau pimpinan tertinggi, dapat membantu menemukan cucu saya,” tutupnya.