Marcus Thuram, yang turut menyumbang gol penentu kemenangan Inter Nilan, memberikan gestur yang sangat manis saat ia hendak menghibur lawannya.
Momen Marcus Thuram memeluk Lamine Yamal di tengah lapangan merupakan simbol emosional pertandingan klasik , menunjukkan sportivitas dan rasa hormat terhadap talenta muda.
Barcelona Kalah Dramatis dari inter Milan
Inter Milan dan Barcelona menciptakan leg kedua semifinal Liga Champions yang mendebarkan di San Siro dengan 7 gol, serangkaian situasi VAR, dan penampilan brilian dari kiper Yann Sommer.
Pertandingan tampaknya akan menguntungkan Barcelona hingga titik balik terjadi pada menit ke-44.
Setelah Lautaro Martinez terjatuh di area penalti akibat tekel Cubarsi, wasit awalnya mengizinkan pertandingan untuk dilanjutkan.
Namun, VAR campur tangan dan setelah meninjau layar, ia memutuskan untuk memberikan penalti kepada Inter Milan.
Calhanoglu tidak membuat kesalahan dari titik penalti, membuat tim tuan rumah unggul 2-0 dan agregat 5-3.
Keputusan kontroversial ini membuat Barcelona terlibat dalam pengejaran sengit sesaat sebelum jeda.
Acerbi menyamakan kedudukan di tambahan waktu Saat pertandingan memasuki menit akhir tambahan waktu dan Inter Milan menghadapi risiko tersingkir, bek tengah veteran Acerbi tiba-tiba menjadi pahlawan.
Pada menit ke-90+3, ia menyerbu masuk dan menuntaskan bola umpan silang Dumfries, menyamakan kedudukan 3-3, sehingga skor total menjadi 6-6, dan pertandingan pun berlanjut ke perpanjangan waktu.
Ini adalah gol kedua Acerbi di babak sistem gugur, dalam situasi di mana Inter terpojok dan tak punya apa-apa untuk dipertaruhkan.