Bahkan Yann Sommer tidak memiliki banyak kesempatan untuk memblokir tembakan ini.
Melawan rival beratnya Real Madrid, selain kemampuan menyerang, Lamine Yamal juga aktif berpartisipasi dalam pertahanan.
Ia berhasil merebut bola sebanyak 7 kali dan melakukan 6 kali duel sukses, angka yang mengesankan untuk seorang pemain menyerang.
Tak hanya bersinar di lini serang, Lamine Yamal juga piawai mendukung pertahanan, membuktikan gaya bermainnya yang komprehensif meski usianya masih muda.
Secara statistik, Lamine Yamal menyelesaikan empat dribel sukses, lebih banyak daripada siapa pun dalam pertandingan melawan Real Madrid, sebuah statistik yang menunjukkan kreativitas dan teknik individunya yang luar biasa.
Dengan 7 tembakan sepanjang pertandingan, 5 di antaranya tepat sasaran, Lamine Yamal membuktikan diri sebagai pemain yang tidak takut mencoba penyelesaian akhir yang menentukan.
Akurasi umpannya di sepertiga akhir tidak tinggi (33%), tetapi itu tidak terlalu mempengaruhi peran Yamal dalam permainan menyerang.
BACA JUGA:Rodrygo Kalah Bersaing dengan Kylian Mbappe di Real Madrid, Kesempatan Emas Liverpool Membajaknya
BACA JUGA:Prediksi Real Madrid vs Celta Vigo di La Liga: Los Blancos Hampir Tanpa Trofi
Pelatih kepala Barcelona Hansi Flick memuji Yamal setelah kemenangan atas Real Madrid.
Ia yakin bahwa Yamal bukan "anak kecil" melainkan pemain yang matang, penuh percaya diri, cerdas, dan mampu menunjukkan kualitas yang luar biasa .
Kontribusi Lamine Yamal dalam pertandingan penting menunjukkan bahwa ia siap mengemban tanggung jawab di tim besar seperti Barcelona.
Lamine Yamal membuktikan dirinya sebagai bakat besar bagi pemimpin La Liga .
Dengan perkembangannya yang luar biasa musim ini, ia tidak hanya menjadi kebanggaan tim Catalan tetapi juga salah satu pemain muda paling menjanjikan di dunia sepakbola.