“Saya yakin beliau pasti bisa memahami kira-kira baiknya beliau nanti akan berkontribusi lebih itu di mana. Kita tahu pasti Pak Jokowi ingin terus melakukan pengabdiannya di negara ini dan saya yakin di manapun nanti beliau mengabdi akan tetap menjadi salah satu pejuang terbaik,” jelas Putri.
Saat disinggung mengenai kemungkinan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, masuk PSI, Putri memilih irit bicara.
Ia hanya menjawab singkat, “Boleh ditanya kepada beliau.”
Namun, ia kembali menegaskan bahwa Partai Golkar selalu membuka pintu selebar-lebarnya untuk siapa pun, tanpa pandang latar belakang.
“Partai Golkar selalu kita sebut partai yang terbuka. Kita tidak punya pemegang saham pengendali, quote and quote. Selalu terbuka untuk politisi, birokrat, perempuan, laki-laki dari suku bangsa manapun,” tutur Putri.
“Kalaupun ada petinggi-petinggi negara ini yang mau masuk Partai Golkar, kita selalu terbuka untuk itu dan tentu doa yang terbaik juga untuk masa depan Partai Golkar,” pungkasnya.
Kini, publik hanya bisa menanti ke mana Jokowi akan berlabuh setelah lengser dari kursi RI-1. PSI, Golkar, atau justru partai lain?
Jawabannya masih menjadi teka-teki politik yang menarik untuk diikuti.