“Dengan terjalinnya kerjasama serta ekosistem ini maka diharapkan para pebisnis dapat meningkatkan nilai dari kemajuan teknologi satelit,” paparnya.
Sebagai sekuel dari APSAT 2023 dan 2024, konferensi tahun ini memperluas cakupan diskusi dengan menghadirkan lebih banyak sesi panel, pameran teknologi, serta partisipasi lintas sector yaitu sebagai berikut :
- Executive Roundtable: Pandangan strategis dari para operator dan pemangku kebijakan.
- Sustainable Space Technology: Inovasi peluncuran satelit ramah lingkungan.
- Connectivity & Mobility Services: Pengembangan layanan konektivitas di sektor maritim, aviasi, dan pedesaan.
- Ground Segment & Network Evolution: Tren terbaru dalam infrastruktur penunjang.
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia menjadikan teknologi satelit sebagai tulang punggung pembangunan digital nasional.
BACA JUGA:Promo Alfamart Terbaru Pekan Ini 2-7 Juni 2025, Belanja Sabun Cuci Piring hanya Rp9 Ribuan!
BACA JUGA:BRI Diakui atas Peran Nyata dalam Urban Farming dan Pemberdayaan Perempuan
APSAT 2025 memperkuat komitmen tersebut dengan menghadirkan diskusi mendalam mengenai:
- Pemanfaatan satelit untuk pendidikan dan kesehatan di wilayah terpencil
- Konvergensi antara teknologi satelit dan 5G/IoT
- Strategi penyelarasan kebijakan frekuensi dan orbit di tingkat regional dan global