Dokter dan tenaga medis di sana fasih berbahasa Indonesia, membuat pasien nyaman.
“Bahkan saat CT Scan, semua instruksi menggunakan bahasa Indonesia,” jelasnya.
BACA JUGA:NHK N2 Series Resmi Meluncur, Punya Aerodinamis Terinspirasi Formula 1, Harga di Bawah Rp 1 Jutaan
Sentuhan Humanis dari Dokter
Ia menyoroti sikap dokter yang menyarankan membeli obat di luar rumah sakit karena harganya bisa 30–50 persen lebih murah.
“Bayangkan, ada dokter yang memberi saran demi keringanan biaya pasien,” ucapnya kagum.
Tantowi menegaskan, pengalamannya ini bukan dimaksudkan untuk menjatuhkan fasilitas dalam negeri.
“Ini bisa jadi bahan refleksi dan perbaikan. Bukan soal nasionalisme, tapi kenyataan di lapangan,” pungkasnya.