Pasca kepergian beberapa pemain senior, Milan butuh sosok dengan pengalaman luar biasa. Modric dinilai ideal menjadi mentor bagi pemain muda seperti Reijnders, Musah, dan Pobega.
Kedua, Modric ingin tampil di Piala Dunia 2026. Ia masih ingin menjaga kebugaran dan jam terbang di level tertinggi demi satu peluang terakhir membela Kroasia di pentas dunia. Liga Italia jadi opsi terbaik ketimbang MLS atau Arab.
Ketiga, peluang main lebih terbuka di Milan. Di Real Madrid, Modric kini hanya jadi cameo. Di Milan, perannya bisa lebih sentral, terutama jika Reijnders benar-benar pindah ke Manchester City musim ini.
Real Madrid pun tak main-main dalam menyiapkan masa depan tanpa Modric.
Lini tengah mereka saat ini dijejali talenta muda kelas dunia. Dengan beban gaji yang tinggi, Modric disebut jadi bagian dari efisiensi skuad, terutama setelah kedatangan Kylian Mbappe yang butuh ruang anggaran besar.
“Ini bukan soal kemampuan Modric, tapi tentang Real Madrid yang tak ingin menghambat perkembangan generasi barunya,” tulis Marca dalam laporannya.
Peta Bursa Transfer: Milan Bergerak Cerdik
Jika Reijnders jadi hengkang ke Manchester City dengan mahar €46 juta, Milan akan punya celah besar di lini tengah.
Nama-nama seperti Albert Gudmundsson (Genoa) dan Lazar Samardzic (Udinese) sudah masuk radar.
Namun, kehadiran Modric justru bisa menjadi jembatan transisi ideal. Kombinasi pengalaman, teknik elite, dan mental juara.
BACA JUGA:5 Game Penghasil Saldo DANA Gratis Ini Mudah Mainnya, Tanpa Iklan, Cek Dompet Digital Sekarang!
Banyak yang menyangka Modric sudah habis. Tapi faktanya, musim lalu ia masih mencatatkan 32 penampilan di La Liga, 8 assist, 90% akurasi umpan dan Statistik “progressive passes” tertinggi di Madrid untuk pemain 35+ tahun.
Modric juga tercatat sebagai pemain dengan rating tertinggi di laga El Clasico terakhir menurut Whoscored.
Nah, dengan status bebas transfer, hubungan yang baik dengan manajemen Milan, serta ambisi pribadi untuk terus bermain di level tertinggi, Luka Modric ke AC Milan adalah transfer yang realistis dan cerdas.
Kalau benar terjadi, bukan cuma Milan yang diuntungkan. Serie A juga bakal punya daya tarik global baru.