Kepala Taman Budaya NTB, Lalu Suryadi Mulawarman, yang juga bertindak sebagai sutradara dan koreografer tari kolosal tersebut, tidak menduga dan terharu atas undangan panggilan ke Istana Presiden.
“Saya pikir akan tampil tahun depan. Ternyata tadi Pak Gubernur menghubungi saya, memberitahukan bahwa kita akan tampil di Istana Presiden pada HUT RI ke-80 tahun ini dengan 200 penari,” tuturnya.
Tari kolosal yang melibatkan 500 penari asal NTB itu pertama kali ditampilkan pada malam pembukaan Fornas VIII di halaman Kantor Gubernur NTB, Mataram.
BACA JUGA:FORNAS VIII 2025: IESPA Siap Cetak Atlet e-Sport Muda untuk Kancah Internasional
Suguhan tersebut berhasil memukau para tamu undangan, termasuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Rifky Harsa.
Tak hanya menuai pujian secara langsung, potongan video penampilan tersebut juga viral di media sosial dan menjadi buah bibir di kalangan masyarakat. “Setelah pembukaan Fornas, Mamiq Gubernur memang menjanjikan akan membawa tarian ini ke Jakarta. Tapi, saya tidak menyangka akan secepat ini,” jelasnya.
Undangan ke Istana ini menjadi bentuk nyata apresiasi atas keberhasilan NTB dalam menampilkan kekayaan budaya lokal yang dikemas dalam pertunjukan kolosal nan megah.
Tari kolosal asal NTB ini dijadwalkan akan tampil pada upacara kenegaraan peringatan HUT RI ke-80 di Istana Merdeka, Jakarta, mewakili semangat dan kekayaan budaya masyarakat NTB di panggung nasional.