Bagi mereka, nyawa seorang rekan jauh lebih berharga daripada sekadar protes di jalanan.
Tewasnya Affan Kurniawan terekam di sebuah video yang beredar di media sosial, memperlihatkan detik-detik saat mobil rantis berada di tengah kerumunan massa.
BACA JUGA:Anies Baswedan Melayat ke Rumah Affan Kurniawan, Tangis Ibu Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob Pecah
BACA JUGA:Jenazah Affan Kurniawan, Driver Ojol Korban Rantis Brimob, Dimakamkan di TPU Karet Bivak
Kendaraan tersebut melaju kencang, berusaha menerobos kerumunan, dan menabrak seorang pria berjaket ojol.
Mirisnya, mobil terus melaju meski korban sudah dalam posisi terlindas.
Tak hanya Affan, driver ojol lainnya bernama Moh Umar Amarudin (30) juga menjadi korban.
Ia dikabarkan mengalami luka-luka serius, diduga akibat pemukulan oleh aparat.
Tragedi ini menimbulkan gelombang duka dan kemarahan, tidak hanya dari keluarga Affan, tapi juga dari ribuan driver ojol dan masyarakat luas.
BACA JUGA:Ricuh di Otista Usai Demo DPR, Kapolres Metro Jakarta Timur: Anggota Polisi Sempat Disandera
BACA JUGA:Istana: Pemerintah Hormati Demo di DPR, Harap Tak Ganggu Fasilitas Umum
Tuntutan akan keadilan kini menggema.
Affan Kurniawan bukan sekadar korban salah sasaran, ia adalah simbol perjuangan rakyat kecil yang hanya ingin bekerja dengan tenang.