Skala Global: Beberapa konglomerasi memiliki bisnis lintas negara, meningkatkan nilai kapitalisasi dan eksposur.
Daftar orang terkaya versi Forbes tersebut cenderung mengutamakan kekayaan yang dapat diverifikasi secara publik.
Pengusaha yang mayoritas asetnya bersifat privat atau sulit dilacak mungkin belum muncul, termasuk Haji Isam.
Nilai kekayaan dapat berubah cepat, karena fluktuasi pasar dan valuasi aset yakni daftar hari ini bisa berbeda esok hari.
Dengan demikian, pada akhir September 2025 ini, daftar 10 orang terkaya Indonesia versi Forbes masih dikuasai nama-nama mapan seperti Prajogo Pangestu dan Hartono bersaudara.