Sorotan dari Fabrizio Romano ini menjadi tamparan keras bahwa dunia kini sedang memperhatikan setiap langkah yang diambil oleh PSSI.
BACA JUGA:Nova Arianto Larang Pemain Timnas U-17 Gunakan Medsos Jelang Piala Dunia 2025
Pelatih Jebolan Liga Australia Tawarkan Diri Latih Timnas Indonesia
Babak baru perburuan pelatih pun dimulai dan sebuah kejutan datang dari negara Kangguru.
Belum lama setelah Patrick Kluivert resmi dipecat, seorang pelatih yang malang melintang di kompetisi kasta tertinggi Liga Australia secara terbuka menyatakan minatnya untuk menangani timnas Indonesia.
Sosok tersebut adalah Vitas Ibiza Males, dalam keterangannya pelatih kiper Sydney FC itu menyatakan minatnya bergabung dalam staf kepelatihan timnas Indonesia, khususnya di posisi pelatih penjaga gawang.
Ia menegaskan kesiapannya untuk membantu mengembangkan potensi kiper-kiper muda Tanah Air.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar yang selama ini belum tergali maksimal, terutama di posisi penjaga gawang dengan pembinaan yang tepat, pendidikan yang terarah, serta lingkungan latihan yang profesional.
Ia yakin Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara kuat di Asia.
"Saya tahu bagaimana membangun sistem itu dari nol dan saya ingin membantu mewujudkannya di timnas Indonesia. Memang sulit dan akan memakan waktu bertahun-tahun, tapi saya bisa berkontribusi sedikit untuk memulainya," ujar Vitas Ibiza Males.
Secara statistik, kualitas Vitas Ibiza Males sebagai pelatih kiper terbilang impresif. Ia mengaku pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Mauricio Pochettino saat masih menangani Chelsea.
Dalam karirnya sebagai pelatih, nama Vitas Ibiza Males sempat menjadi sorotan berbagai media asing mulai dari Jepang hingga Belanda.
Keberanian sang pelatih untuk secara terbuka menyatakan minat tersebut juga menjadi bukti bahwa timnas Indonesia kini memiliki daya tawar yang tinggi.
Skuad mewah yang dihuni oleh para pemain dari berbagai liga top dunia telah berhasil mencuri perhatian para pelatih di luar sana yang melihat ini sebagai sebuah proyek ambisius yang sangat menantang.
Kini bola ada di tangan PSSI, apakah mereka akan menyambut tawaran ini atau memiliki kandidat lain di dalam kantong mereka?.
BACA JUGA:Jeje Ungkap Komentar Shin Tae-yong PSSI Pecat Kluiver: Saya Tanya Untuk Kembali ke Timnas Indonesia