Pelatih asal Belanda berusia 55 tahun ini punya reputasi mentereng, baik sebagai pemain maupun pelatih.
BACA JUGA:Rumor Timur Kapadze Latih Timnas Indonesia Bikin Heboh Media Uzbekistan
BACA JUGA:Rio Ferdinand Kritik Ruben Amorim: 'Tiga Pemain Manchester United Salah Peran'
Sebagai pemain, De Boer adalah legenda Belanda yang pernah membela klub-klub papan atas seperti Ajax Amsterdam, Barcelona, dan Galatasaray.
Ia juga mengukir 112 caps bersama Timnas Belanda dari tahun 1990 hingga 2004.
Franciscus de Boer, atau lebih dikenal sebagai Frank de Boer, lahir pada 15 Mei 1970.
Ia merupakan mantan pemain sepak bola profesional asal Belanda yang kini berkarier sebagai pelatih.
Karier Bermain
Sebagai seorang bek andalan, De Boer dikenal luas karena kontribusinya bersama Ajax Amsterdam, klub tempat ia menghabiskan sebagian besar masa bermainnya.
BACA JUGA:Daftar Harga Tiket Piala Dunia 2026 Paling Murah, Cek Detailnya
BACA JUGA:MI Baburroyyan Kiyudan dan SD Muhammadiyah Karangploso Juara MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta
Selama membela Ajax, ia meraih banyak gelar bergengsi, antara lain:
- 5 gelar Eredivisie
- 2 Piala KNVB
- 3 Piala Super Belanda
- 1 Piala UEFA
- 1 Liga Champions UEFA
- 1 Piala Super UEFA
- 1 Piala Interkontinental
BACA JUGA:Timnas U-22 Masuk Grup C di Cabor Sepak Bola SEA Games 2025: Hadapi Myanmar, Filipina, dan Singapura
Setelah masa kejayaan bersama Ajax, De Boer melanjutkan kariernya di Barcelona selama lima tahun, di mana ia turut membawa klub meraih gelar La Liga musim 1998–1999.
Ia kemudian melanjutkan kariernya di beberapa klub lain seperti Galatasaray (Turki), Rangers (Skotlandia), Al-Rayyan, dan Al-Shamal (Qatar) sebelum pensiun sebagai pemain.