Hingga kini, belum ada kepastian dari FIFA, AFC, maupun AFF.
Namun, banyak pihak menilai turnamen baru ini akan otomatis menjadi lebih bergengsi dan diminati, karena melibatkan FIFA langsung dan masuk dalam sistem ranking resmi dunia.
BACA JUGA:Satu Dunia KAGET! Nova Arianto Turunkan Pemain Diaspora di Timnas Indonesia U-17, FIFA Dibuat Takjub
BACA JUGA:Timnas Temukan BERLIAN! Penyerang Ternama Berdarah Jepang Pilih Indonesia, Verdonk Beri Dukungan
“Sulit rasanya kedua turnamen ini berjalan bersamaan, apalagi waktunya berdekatan. Jika FIFA ASEAN Cup jadi digelar, kemungkinan besar AFF Cup akan dilebur atau digantikan,” lanjut Bung Ropan.
Momentum untuk Indonesia
Indonesia disebut menjadi salah satu negara yang paling diuntungkan oleh kehadiran turnamen ini.
Dengan status resmi FIFA, Timnas Indonesia bisa tampil dengan kekuatan penuh, termasuk seluruh pemain yang berkarier di luar negeri.
“Kalau ini berjalan, peluang Indonesia untuk juara sangat terbuka. Apalagi kita tahu, selama 29 tahun Piala AFF digelar, Indonesia belum sekalipun menjadi juara meski enam kali runner-up,” tandas Bung Ropan.
BACA JUGA:Ballon d’Or 2026: Kylian Mbappe Bisa Pecahkan Rekor Gila Lionel Messi
BACA JUGA:Persib Bandung Dapat Cuan Fantastis dari AFC, Joey Pelupessy Bisa Direkrut dengan Mudah!
Turnamen ini juga disebut akan meningkatkan daya saing dan kualitas sepak bola ASEAN, sekaligus menarik perhatian global terhadap kawasan Asia Tenggara yang dikenal memiliki basis pendukung besar, terutama Indonesia, Thailand, dan Vietnam.
Menurut bocoran awal, FIFA ASEAN Cup akan diikuti oleh 11 negara anggota ASEAN, yakni: Indonesia, Thailand, Malaysia, Vietnam, Singapura, Filipina, Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.
Turnamen perdana kemungkinan akan digelar pada Juli–Agustus 2026, bertepatan dengan periode FIFA Match Day, sehingga tidak berbenturan dengan liga-liga Eropa.
Infantino menyebut turnamen ini akan menjadi “ajang resmi berkelas dunia” yang dapat meningkatkan kualitas kompetisi dan memperkuat kerja sama regional di Asia Tenggara.
“Asia Tenggara memiliki semangat dan basis pendukung luar biasa. Turnamen ini akan menjadi tonggak baru bagi sepak bola di kawasan ini,” ujar Infantino di Kuala Lumpur.