Namun karena ada persoalan di lapangan, usaha untuk memperbaiki proyek jalan mangkrak itupun terpaksa dihentikan.
"Memang sebenarnya kita mau masuk dari 2023, tapi tidak bisa dilaksanakan. Nah, itulah yang akan saya bicarakan dengan pengembang," kata Heru di lokasi.
BACA JUGA:Update Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini Senin, 27 Oktober 2025: Sedia Payung Bakal Turun Hujan!
Kata Heru pembangunan jalan sepanjang 320 meter itu dilakukan oleh swasta pada 2016, silam.
Dinas Bina Marga pun akan memanggil pengembang proyek tersebut untuk mencari tahu persoalan yang terjadi.
Jika pihak pengembang tidak mau melanjutkan pembangunan jalan, maka proyek tersebut akan diambil alih oleh Pemprov DKI Jakarta.
"Kami akan komunikasikan dengan pihak pengembang. Ya, nanti kami komunikasikan. Kalau bisa dilanjut, dilanjut. Kalau pengembangnya sudah tidak bisa, kami, DKI yang akan masuk," kata Heru.