Kabar perundungan ini mulanya disampaikan oleh kakak sepupu korban, Rizky. Dia menyebut, adiknya kerap dirundung bahkan sejak masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Puncak dugaan aksi perundungan terjadi pada Senin, 20 Oktober, 2025.
Saat itu korban dikabarkan dipukul oleh teman sekelasnya menggunakan bangku.
“Sejak masa MPLS, yang paling parah kemarin 20 Oktober yang dipukul kepalanya pakai kursi,” kata Rizki.