Pramono Duga Video Viral Harimau 'Sri Deli' Kurus di Ragunan Direkam Saat Covid-19

Kamis 20-11-2025,11:15 WIB
Reporter : Cahyono
Editor : Subroto Dwi Nugroho

JAKARTA, DISWAY.ID -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menduga video viral yang menampakan Harimau kurus di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) direkam saat pandemi Covid-19.

Saat pandemi virus Corona, kata Pramono mungkin saja sebagian pekerja di Ragunan menerapkan sistem kerja Work From Home (WFH), sehingga satwa tidak mendapat perawatan yang optimal.

Dugaan itu terbesit usai Pramono mengecek langsung ke Ragunan, melihat kondisi Harimau Sumatera bernama Sri Deli yang diviralkan.

BACA JUGA:Pramono Pastikan Harimau Kurus di Ragunan yang Viral Sudah Gemuk Kembali

BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 20 November 2025, Lengkap Info Lokasi!

Dari hasil pengecekan pada Kamis, 20 November 2025, kondisi Sri Deli terpantau sehat dan gemuk.

"Saya mendapatkan laporan kemungkinan video itu diambil ketika Covid kemarin sehingga kondisinya seperti itu. Tapi sekarang kondisi Sri Deli ini sudah sangat besar," kata Pramono usai melihat kondisi Sri Deli.

"Sekarang teman-teman sudah melihat sendiri hewan yang sama, Harimau yang sama yang diviralkan kondisinya dulu kurus sekarang sudah gemuk kembali," kata Pramono.

Pramono meminta pada Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta agar melakukan pengecekan secara rutin untuk memastikan satwa di Ragunan dalam kondisi baik.

Dengan begitu tidak ada lagi pengunjung yang memviralkan kondisi satwa di Ragunan yang kurang terawat.

BACA JUGA:Pemprov DKI Tingkatkan Mitigasi Banjir di Seluruh Wilayah Jakarta Antisipasi Cuaca Ekstrem

BACA JUGA:Hari Kedua Operasi Zebra Jaya 2025: Polres Tangsel Catat 180 Pelanggaran, Didominasi Tidak Pakai Helm

Pada kesempatan tersebut, Pramono juga mengecek gudang pakan untuk memastikan kebutuhan pakan untuk satwa dikelola secara baik.

Dari hasil pengecekan, Pramono memastikan pakan satwa di Ragunan tercukupi dan dikelola secara baik.

Sehingga kata Pramono, tuduhan pakan satwa di Ragunan kerap dibawa pulang oleh pekerja itu tidak benar.

Kategori :