Estevao Bersinar! Chelsea Libas Barcelona dan Akhiri Rekor Gol La Blaugrana

Rabu 26-11-2025,05:47 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

LONDON, DISWAY.ID - Chelsea tampil superior saat menjamu Barcelona dengan kemenangan telak 3-0 pada laga Liga Champions di Stamford Bridge pada Rabu 26 November 2025 dini hari WIB.

Bermain menghadapi tim tamu yang harus mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain, skuad Enzo Maresca menunjukkan efisiensi luar biasa dalam memanfaatkan celah di lini belakang Barca yang bermain sangat tinggi.

Sejak menit pertama, Enzo Maresca menurunkan para winger cepat untuk menembus garis pertahanan Barcelona yang terlalu maju.

Dua peluang sempat tercipta lebih awal, namun keduanya dianulir karena offside. Meski begitu, tekanan Chelsea akhirnya membuahkan hasil pada pertengahan babak pertama.

BACA JUGA:Mikel Arteta Serius Incar Murillo, Arsenal Bersaing Ketat dengan Chelsea dan Barcelona

Barcelona memasuki laga dengan pendekatan berisiko tinggi arahan Hansi Flick, namun strategi itu menjadi bumerang.

Jules Kounde mencetak gol bunuh diri yang membuat The Blues unggul, dan situasi semakin memburuk bagi tim tamu ketika Ronald Araujo diganjar kartu merah setelah dua pelanggaran yang berujung kartu kuning.

Memasuki babak kedua, dominasi Chelsea semakin terasa. Wonderkid Brasil, Estevao Willian, mencetak gol spektakuler dan mencatatkan namanya sebagai pemain termuda kedua dalam sejarah Liga Champions yang mampu mencetak gol dalam tiga laga beruntun, hanya kalah dari rekor Kylian Mbappe.

Tekanan Chelsea terus berlanjut, dan Liam Delap, yang masuk sebagai pemain pengganti, menutup pesta gol lewat penyelesaian mudah setelah menerima umpan matang Enzo Fernandez. Gol ini sempat ditinjau VAR sebelum dinyatakan sah.

BACA JUGA:Jadwal Pertandingan Liga Champions 2025/26 Pekan 5: Chelsea Ladeni Barcelona di London!

Hasil ini sekaligus menghentikan rekor 24 pertandingan Barcelona yang selalu mencetak gol di Liga Champions.

Chelsea kini mengumpulkan 10 poin dari lima pertandingan dan duduk di posisi kelima klasemen, sementara Barcelona merosot ke urutan ke-15 dengan hanya tujuh poin.

Pertandingan ini menjadi bukti kedewasaan Chelsea yang dihuni banyak pemain muda.

Taktik Enzo Maresca, termasuk keberanian memainkan tim tanpa penyerang nomor sembilan murni, terbukti efektif.

Struktur permainan, disiplin bertahan, serta koordinasi lini serang membuat Barcelona tidak memiliki banyak ruang.

Kategori :