BACA JUGA:Haaland, Yamal dan Messi: Duel Sengit Ballon d’Or 2026 Dimulai!
Nilai kontrak yang kompetitif serta keseriusan PSSI dalam menawarkan proyek jangka panjang menjadi faktor utama di balik keputusannya.
Target besar yang dibebankan kepada Herdman adalah membawa Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2030, tanpa mengesampingkan prestasi di ajang regional seperti Piala AFF dan Piala Asia.
Dalam kesepakatan tersebut, Herdman juga diwajibkan untuk lebih banyak menetap di Indonesia, bekerja bersama asisten pelatih lokal, serta aktif memantau perkembangan pemain Liga 1.
Tidak hanya fokus pada tim senior, ia juga akan terlibat langsung dalam pembinaan Timnas U-23 sebagai bagian dari program regenerasi menuju tim utama.
Rekam jejak Herdman dikenal kuat dalam membangun tim berbasis proyek jangka panjang.
BACA JUGA:John Herdman Dikontrak 2+2 Tahun Besut Timnas Indonesia, Tiba di Jakarta Usai Libur Tahun Baru
Ia pernah sukses menata ulang Timnas Putri Selandia Baru, membawa Timnas Putri Kanada meraih prestasi dunia, hingga mengangkat performa Timnas Putra Kanada ke level internasional.
Kemampuannya menyatukan pemain senior dan muda menjadi nilai tambah yang membuat PSSI tertarik merekrutnya.
Dari sisi taktik, Herdman dikenal fleksibel.
Meski kerap menggunakan formasi tiga bek tengah, pendekatannya tidak identik dengan permainan bertahan.
Ia mengedepankan pressing agresif, pergerakan tanpa bola, sirkulasi umpan cepat, serta pemahaman peran pemain yang detail di setiap posisi.
Saat ini, Herdman masih menjalani liburan Tahun Baru bersama keluarganya.
BACA JUGA:7 Bulan Mengubah Segalanya: Liverpool Terpuruk, Arne Slot dalam Tekanan
BACA JUGA:Persib Bandung dan Ambisi Menjadi Kekuatan Baru Asia