Keduanya terlibat adu argumen singkat namun panas. Joao Felix terlihat berbicara dengan nada tinggi dan gestur tegas, sementara Braz mencoba menenangkan situasi.
Ketegangan baru mereda setelah beberapa staf Al Nassr turun tangan memisahkan keduanya.
Di sisi lain lapangan, Cristiano Ronaldo tampak tak mampu menyembunyikan rasa frustrasinya.
Ekspresi kekecewaan sang megabintang menjadi gambaran sempurna atas malam sulit yang dialami Al Nassr: bukan hanya kalah, tetapi juga terjebak dalam pusaran kontroversi.
Malam Penuh Luka bagi Al Nassr
Bagi Al Ahli, kemenangan ini menjadi pencapaian penting dan bukti mentalitas kuat dalam laga besar.
Sementara bagi Al Nassr, pertandingan ini meninggalkan banyak pekerjaan rumah: dari disiplin pemain, pengendalian emosi, hingga bagaimana bangkit setelah kekalahan perdana yang sarat drama.
Satu hal yang pasti, laga ini akan lama dikenang—bukan hanya karena skor 3-2, tetapi karena emosi, ketegangan, dan kontroversi yang menyertainya hingga detik terakhir.