Menurut Prabowo, keberanian tersebut dapat terwujud karena jajaran kabinet telah memahami dengan baik arah besar, tujuan, serta strategi pemerintahan.
Dengan pemahaman itu, para menteri mampu bergerak cepat tanpa harus selalu menunggu instruksi presiden.
“Pemimpin sejati, pemimpin sebenarnya adalah mereka yang memahami strategi besar, memahami tujuan, memahami direktif pemimpin. Sehingga, yang dipahami adalah arah besar. Bukan tiap keputusan harus menunggu petunjuk atasan,” imbuh Prabowo.
BACA JUGA:Dua Kali Mangkir Mediasi, Polisi Lanjutkan LP Richard Lee ke Doktif dalam Kasus Pencemaran Nama Baik
BACA JUGA:Putar Video Banyak Anak Minta MBG, Prabowo: Hei Orang yang Pintar Mengejek, Lihat Ini!
Oleh karenanya, Prabowo pun menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajarannya yang dinilai berani mengambil keputusan penting secara mandiri. Apalagi, sejumlah inisiatif tersebut membuahkan hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
Sebagai contoh, Prabowo menyinggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang pada awal 2026 telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat.
Selain itu, ia juga menyatakan kebanggaannya atas capaian swasembada beras yang berhasil diraih Indonesia pada 2025.
“Dengan demikian, saya menyampaikan penghargaan kepada saudara-saudara sekalian. Tidak mungkin saya sebagai presiden bisa melaporkan hal ini kepada bangsa tanpa kerja keras saudara-saudara semuanya,” pungkasnya.