Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa dirinya meninggalkan Stamford Bridge dengan perasaan tenang, setelah merasa berhasil membawa klub ke posisi yang lebih baik dibandingkan saat pertama kali ia datang.
Maresca resmi berpisah dengan Chelsea pada Hari Tahun Baru, mengakhiri masa jabatan selama 18 bulan sebagai pelatih kepala.
Kepergiannya terjadi di tengah memburuknya hubungan antara dirinya dan jajaran manajemen klub.
Ditunjuk pada Juli 2024, Maresca mencatat sejumlah pencapaian penting bersama The Blues.
Ia membawa Chelsea finis di posisi kelima Liga Inggris musim lalu, sekaligus mempersembahkan gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub, dua trofi pertama klub di era kepemilikan BlueCo.
BACA JUGA:Kaoru Mitoma Jadi Mimpi Buruk Manchester City, Pep Guardiola Akui Perburuan Gelar Makin Sulit
BACA JUGA:Big Match Liga Inggris! Liverpool Datang ke Markas Arsenal dengan Skuad Pincang
Namun, menjelang kepergiannya, performa Chelsea tengah menurun.
Klub asal London tersebut hanya mampu meraih dua kemenangan dari sembilan laga terakhir di semua kompetisi.
Beberapa jam setelah Chelsea mengumumkan Liam Rosenior sebagai manajer baru, Maresca menyampaikan pesan perpisahan melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam pernyataan tersebut, ia menekankan bahwa dirinya meninggalkan klub dengan penuh ketenangan dan rasa bangga.
“Perjalanan saya bersama Chelsea dimulai dari babak kualifikasi Conference League. Saya pergi dengan tenang, setelah membantu klub sebesar Chelsea kembali ke tempat yang seharusnya,” tulis Maresca.
BACA JUGA:Marc Guehi Siap Tinggalkan Crystal Palace Januari 2026, Manchester City Maju Paling Depan
BACA JUGA:Ole Gunnar Solskjaer Siap Jadi Manajer Interim Manchester United, Rashford Pernah Bersinar di Eranya
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung The Blues atas dukungan yang diberikan selama masa kepemimpinannya.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh penggemar Chelsea atas dukungan mereka selama 18 bulan terakhir. Dukungan itu sangat penting dalam mengamankan tiket Liga Champions, menjuarai Conference League, dan memenangkan Piala Dunia Antarklub,” lanjutnya.