Ketegangan tidak hanya terjadi di lapangan. Beberapa laporan yang belum terkonfirmasi menyebutkan bahwa perselisihan berlanjut hingga ke lorong stadion, bahkan melibatkan ofisial pertandingan. Meski demikian, situasi akhirnya berhasil dikendalikan oleh aparat keamanan.
BACA JUGA:Tak Terbendung! Brahim Diaz Pecahkan Rekor Bersejarah dan Bawa Maroko Melaju Jauh di AFCON 2025
Luca Zidane dan Akhir Perjalanan Aljazair
Bagi Luca Zidane, kekalahan ini terasa semakin pahit. Kiper berusia 27 tahun tersebut baru saja berpindah kewarganegaraan dari Prancis ke Aljazair beberapa bulan sebelum turnamen dimulai dan tampil solid sepanjang fase grup.
Ia bahkan mencatatkan tiga clean sheet sebelum akhirnya kebobolan dua gol dari Nigeria di perempat final. Kekalahan ini juga memperpanjang catatan buruk Aljazair yang tersingkir di perempat final untuk kelima kalinya dalam tujuh edisi terakhir AFCON.
Peta Semifinal AFCON 2025 Resmi Terbentuk
Dengan kemenangan ini, Nigeria akan menghadapi Maroko di babak semifinal dalam misi meraih gelar Piala Afrika pertama sejak 2013.
Sementara itu, semifinal lainnya tak kalah menarik. Mesir berhasil menyingkirkan Pantai Gading dan akan bertemu Senegal. Laga ini dipastikan menyedot perhatian dunia karena mempertemukan dua megabintang Afrika, Mohamed Salah dan Sadio Mané, yang pernah membentuk duet ikonik di Liverpool.
Meski laga Nigeria vs Aljazair diwarnai kontroversi dan emosi tinggi, kejadian tersebut kembali menegaskan betapa besarnya tekanan dan gengsi di turnamen sepak bola terbesar Afrika.