Cesar Meylan, Asisten John Herdman di Timnas Indonesia Bergelar PhD dan Pakar Sport Science Dunia

Senin 12-01-2026,12:30 WIB
Reporter : Subroto Dwi Nugroho
Editor : Subroto Dwi Nugroho

Sehari berselang, Minggu, 11 Januari 2026,  Cesar Meylan menyusul ke Jakarta setelah terbang dari Kanada dan transit di Hong Kong.

Sebelumnya, penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Sabtu, 3 Januari 2026, melalui rapat Komite Eksekutif.

BACA JUGA:El Clasico Penuh Drama: Barcelona Kalahkan Real Madrid dan Pertahankan Piala Super Spanyol

BACA JUGA:Dominasi Percuma! Manchester United Gugur di Piala FA Usai Dikalahkan Brighton

Posisi pelatih kepala Timnas sempat kosong sejak Oktober 2025 usai kegagalan Patrick Kluivert dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang juga membuat Indonesia absen pada FIFA Matchday November 2025.

Tugas perdana Herdman bersama Timnas Indonesia adalah memimpin skuad Merah Putih dalam laga persahabatan FIFA Series 2026 yang digelar pada periode FIFA Matchday Maret 2026.

Profil Cesar Meylan

PSSI menegaskan bahwa penunjukan Cesar Meylan sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia merupakan langkah strategis untuk membangun sistem pembinaan fisik berstandar kelas dunia.

Dalam perannya, Cesar Meylan dipercaya menjadi arsitek utama kebugaran dan performa atlet, sekaligus mitra kunci Herdman dalam membangun fondasi tim nasional.

BACA JUGA:John Herdman Bisa Boyong 6 Pemain Keturunan Ini ke Timnas Indonesia?

BACA JUGA:Chelsea Siapkan Uang Rp2,9 Triliun Demi Bintang Real Madrid, Rekor Transfer Inggris Bakal Pecah!

Dalam keterangan resmi PSSI, Senin, 22 Januari 2026, kemitraan Meylan dan Herdman disebut sebagai kolaborasi yang telah teruji lebih dari satu dekade di panggung sepak bola internasional.

Kehadiran Meylan diyakini menandai era baru pendekatan sport science di Timnas Indonesia.

Sebagai pelatih performa fisik, Meylan dikenal mengusung metode berbasis sains, pemanfaatan data, serta integrasi aspek medis dalam program latihan.

Keahliannya meliputi manajemen beban latihan, pencegahan cedera, pemulihan pemain, hingga optimalisasi performa jangka panjang.

Reputasinya diakui secara global, termasuk saat meraih penghargaan Canada Sport Scientist of the Year 2021.

BACA JUGA:FULL TIME: Persib 1-0 Persija, Maung Bandung Juara Paruh Musim Super League!

Kategori :