JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung telah menyiapkan anggaran khusus untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama satu bulan.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah hujan ekstrem hingga perayaan Imlek pada pertengahan Februari 2026.
"Kalau untuk anggaran OMC, jadi kami sudah menganggarkan untuk satu bulan ini. Karena bagaimanapun persoalan hujan, penanganan banjir selama satu bulan ini sampai Imlek," kata Pramono di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat pada Senin, 19 Januri 2026.
BACA JUGA:SPPG Mustikasari Bekasi Bantah Video Viral SPPG Sajikan Menu hanya Ubi dan Pisang
BACA JUGA:Ihsanul Fahmi dan Inara Rusli Diperiksa Polda Metro Besok Terkait Upaya RJ
Biaya untuk OMC tersebut terang Pramono, diambil dari anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) pada APBD DKI 2026.
Pramono pun akan mengontrol sendiri setiap Operasi Modifikasi Cuaca yang dilakukan.
"Supaya Jakarta jangan sampai curah hujannya seperti hari Sabtu minggu kemarin," ujarnya.
Pramono mengaku, hujan ekstrem yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Jakarta pada akhir pekan kemarin di luar prediksinya.
Menurutnya, curah hujan pada Sabtu, 17 Januari 2026, menjadi yang paling ekstrem selama dirinya menjabat sebagai gubernur Jakarta.
BACA JUGA:Curah Hujan Ekstrem Jadi Biang Banjir Jakarta, Pramono: di Luar Prediksi
BACA JUGA:Prabowo Sampaikan Duka atas Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Minta Evakuasi Dipercepat
Pramono mencatat, setidaknya terdapat 22 wilayah Rukun Warga (RW) yang terdampak banjir pada akhir pekan kemarin.
"Curah hujan itu rata-rata 260. Ada bahkan yang sampai dengan 280 dan itu tertinggi yang pernah saya ketahui selama saya menjabat sebagai Gubernur Jakarta," ujarnya.
Untuk mencegah dampak banjir semakin parah, Pramono pun memerintahkan untuk segera melakukan Operasi Modifikasi Cuaca pada Minggu siang.