Garnacho Tak Betah di Chelsea, Ingin ‘Pulang Kampung’ ke Atletico Madrid

Sabtu 24-01-2026,14:04 WIB
Reporter : Subroto Dwi Nugroho
Editor : Subroto Dwi Nugroho

Media Spanyol melaporkan bahwa pelatih Atletico, Diego Simeone, telah memberikan lampu hijau untuk rencana transfer tersebut. 

Simeone disebut telah lama mengagumi kemampuan menggiring bola, kecepatan, serta gaya bermain agresif Garnacho. 

BACA JUGA:Wilujeng Sumping Layvin Kurzawa Bikin Bobotoh Tersenyum, Federico Barba Dipastikan Bertahan di Persib

BACA JUGA:Resmi! Casemiro Akan Hengkang dari Manchester United, Ini Dampaknya bagi Masa Depan Setan Merah

Kepindahan ini dinilai berpotensi menjadi momen “pulang kampung” sekaligus penyelamat karier sang pemain yang tengah stagnan.

Saat ini, Garnacho lebih sering berperan sebagai pemain pelapis di Chelsea. 

Di tengah  perubahan yang terus terjadi di jajaran pelatih klub London Barat tersebut, ia dikabarkan siap mencari lingkungan yang lebih stabil demi perkembangan karier jangka panjangnya.

Garnacho bergabung dengan akademi Manchester United pada 2020 dan menjalani debut tim utama pada musim 2022/23. 

Ia dengan cepat mencuri perhatian berkat kecepatan dan teknik tinggi, namun juga menuai kritik akibat gaya bermain yang dinilai terlalu individualistis. 

BACA JUGA:Jayden Oosterwolde Buka Suara Peluangnya Bela Timnas Indonesia, Miliano Jonathans Bersinar Jadi Penyelamat Excelsior

BACA JUGA:Nasib Lille di Ujung Tanduk Usai Kekalahan Dramatis dari Celta Vigo di Liga Europa

Sejumlah penggemar bahkan menilai Amad Diallo sebagai opsi yang lebih seimbang di lini serang.

Hubungan yang kurang harmonis dengan Ruben Amorim menjadi pemicu utama kepergiannya dari Manchester United pada musim panas 2025. 

Setelah menjadi pemain penting di era Erik ten Hag, Garnacho kesulitan menyesuaikan diri dengan sistem Amorim yang menekankan disiplin dan kolektivitas tim.

Chelsea kemudian menyepakati transfer senilai 40 juta poundsterling untuk memboyong Garnacho ke London. 

Namun, kepindahan yang terjadi terlambat membuat sang pemain melewatkan pramusim penuh, sesuatu yang kemudian diakuinya sebagai kerugian besar.

Kategori :