Rocky Gerung Bilang Dirinya Bukan Saksi Meringankan Roy Suryo Cs: Ingin Jelaskan Metodologi Ijazah!

Selasa 27-01-2026,11:42 WIB
Reporter : Rafi Adhi Pratama
Editor : Fandi Permana

Diterangkannya, bila tidak ditemukan unsur pidana, penyelesaian seharusnya ditempuh melalui jalur damai.

"Kalau enggak ada pidana, lakukan restorative justice. Jadi bukan kriminalisasi," terangnya.

Diungkapkannya, terkait penelitian dokumen ijazah, Rocky menilai riset tidak pernah benar-benar selesai.

"Semua riset perlu waktu dan tidak mungkin berakhir. Riset Dokter Tifa, Rismon, Roy itu dimungkinkan oleh prosedur. Kalau prosedurnya belum selesai dan ada data baru, ya riset saja. Di mana pidananya," ungkapnya.

Ia menegaskan kehadirannya bukan untuk membela individu, melainkan prinsip.

"Saya mau membela bahwa ijazah itu asli. Ijazahnya asli. Orangnya yang palsu. Semua ijazah pasti asli. Kesalahan kalian itu minta Jokowi tunjukkan ijazah aslinya. Harusnya tanya, mana yang palsu," ucapnya.

BACA JUGA:Intip Prediksi Harga Samsung Galaxy A57 5G, Lengkap Bocoran Spesifikasi dan Tanggal Rilisnya

Rocky juga menegaskan bahwa warga negara berhak mempertanyakan pejabat publik, termasuk Presiden.

"Tiga orang ini bertanya, ‘ijazahmu mana, asli atau palsu?’ Pertanyaan warga negara pada kepala negara harus dijawab. Kepala negara itu pelayan warga," bebernya.

Menurutnya, polemik ini sudah berlangsung lama dan ia telah terlibat sejak awal sebagai saksi ahli.

"Ini peristiwa yang dicicil dua tahun lalu. Saya sudah hafal logika kekuasaan dan legal reasoning-nya," imbuhnya.

Di akhir pernyataannya, Rocky bahkan menyinggung soal psikologi Jokowi.

Ia menyebut terlalu sering membaca polemik di ponsel bisa menimbulkan stres.

"Pak Jokowi bermasalah karena tiap hari lihat HP. Lihat muka Rizmon, muka Tifa, itu bikin stres," ujarnya.

BACA JUGA:Besok, Rocky Gerung Diperiksa Sebagai Saksi Ahli Meringankan soal Tudingan Ijazah Jokowi

Ia menyarankan agar Presiden menjaga ketenangan batin dengan meningkatkan hormon penenang.

Kategori :