BEKASI, DISWAY.ID - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menanggapi keluhan masyarakat dengan adanya sejumlah titik ruas jalan di kawasan Bekasi yang berlubang.
Hal tersebut dapat berdampak pada keselamatan para pengendara yang melalui jalan tersebut.
BACA JUGA:Lisa BLACKPINK Syuting Film Tygo di Kota Tua Jakarta, Ini Daftar Jalanan yang Bakal Ditutup
BACA JUGA:DPR: Penetapan Hogi Jadi Tersangka Tidak Layak, Minta Jaksa Hentikan Perkara!
Menurut Tri, jalan berlubang tersebut diakibatkan derasnya guyuran hujan yang selama sekitar satu bulan membasahi wilayah Bekasi.
Oleh karena itu, Tri meminta warga Kota Bekasi untuk bersabar, karena pihaknya akan melakukan perbaikan jika kondisi cuaca mendukung. Sebab, perbaikan akan menjadi sia-sia jika hujan terus mengguyur.
"Kalau kami kerjakan sekarang, sebentar juga akan rusak kembali. Jadi hari ini saya berharap warga masyarakat bisa sedikit bersabar. Progres sebenernya sudah ada," ungkap Tri di Bekasi pada Rabu, 28 Januari 2026.
Salah satu ruas jalan yang menjadi sorotan besar yakni berada di Jalan Nonon Sonthanie, Kecamatan Bekasi Timur.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi pun telah menyiapkan anggaran untuk melakukan perbaikan jalan rusak sekitar Rp3 Miliar.
"Yang meninjol sekarang itu di Jalan Nonon Sonthaie Bekasi Timur. Itu sudah ada anggarannya kurang lebih sekitar Rp3 Miliar," kata dia.
Selain Jalan Nonon Sonthaie Bekasi Timur, ada pula Jalan I Gusti Ngurah Rai memasuki tahapan proses lelang. Ia berharap pekerjaan fisik dapat segera dimulai dalam waktu dekat apabila kondisi cuaca memungkinkan.
"Mudah-mudahan awal bulan sudah bisa kita kerjakan. Tapi tentu kami lihat juga kemampuan dari curah hujan yang ada," papar dia.
BACA JUGA:Swasembada Energi, Bahlil Ungkap Rencana Penggunaan Tenaga Nuklir
Sedangkan, Jalan Joyo Martono Pemkot Bekasi telah melakukan penanganan sementara berupa patching atau penambalan di sejumlah titik. Namun, Tri mengakui hasilnya belum maksimal karena hujan yang masih kerap turun.