Wamenpar Ni Luh: Wisman Aman Berwisata di Indonesia Meski Ada Virus Nipah

Minggu 01-02-2026,17:18 WIB
Reporter : Hasyim Ashari
Editor : Fandi Permana

Menurutnya, kebijakan penutupan pintu masuk atau travel restriction memiliki dampak ekonomi yang besar, sehingga harus didasarkan pada peringatan resmi medis, bukan sekadar kepanikan.

BACA JUGA:Peneliti BRIN: Virus Nipah Terdeteksi di Air Liur Kelelawar Sumatera, Kalimantan, hingga Jawa!

"Selama belum ada arahan dari sektor kesehatan, Kemenpar tidak melakukan pembatasan terhadap kunjungan wisatawan mancanegara," lanjut Ni Luh.

Meski belum ada pembatasan, Ni Luh memastikan bahwa pintu masuk negara tidak dibiarkan tanpa pengawasan. Ia menyebut bahwa Kemenkes telah bergerak cepat dengan mengaktifkan sistem deteksi dini di titik-titik vital.

Di Bandara I Gusti Ngurah Rai, misalnya, alat pemindai suhu tubuh (thermal scanner) telah disiagakan oleh Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan. Alat ini berfungsi menyaring wisatawan yang menunjukkan gejala demam saat baru mendarat.

"Itu dari Kemenkes sudah mengambil langkah-langkah, ya. Ada pemeriksaan suhu dan lain sebagainya," pungkasnya.

Kategori :