Nova Arianto megatakan, sebagian besar pemain yang dipanggil berasal dari Elite Pro Academy (EPA), sudah ditempa selama enam bulan terakhir.
Mereka diharapkan jadi tulang punggung Timnas U-17 ke depan.
BACA JUGA:Gaskeun! Maarten Paes Gabung Ajax, Kiper Timnas Indonesia Diumumkan Bela Klub Elite Belanda
Tapi , ada juga beberapa nama seperti Matthew Baker dan Mike Rajasa yang belum fit gara-gara cedera.
Khusus Mierza Firjatullah, dia satu-satunya pemain U-17 yang tampil di Piala Dunia Qatar dan kembali masuk skuad buat uji coba ini.
Nova juga bilang, pemanggilan pemain ini bagian dari kesinambungan program pelatihan Timnas kelompok umur.
Setelah Piala Asia U-17 di Arab Saudi akhir April sampai pertengahan Mei nanti, program ini bakal jalan terus sampai ke ajang-ajang berikutnya, termasuk Piala Dunia.
Mantan manajer Timnas U-17 di Piala Dunia Qatar, Ahmed Saki Iskandar, juga dukung penuh langkah BTN dan PSSI.
BACA JUGA:Mauricio Souza Ungkap Kunci Kemenangan Persija atas Persita
Walau sudah tidak memegang jabatan, dia yakin pemusatan pemain muda EPA ini langkah tepat untuk persiapan Piala Asia U-17.
Di uji coba lawan Cina nanti, Nova bukan sendiri.
Legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, bakal jadi asisten pelatih.
Nama besar Kurniawan jelas membawa nilai plus di tim pelatih, dan bukan tidak mungkin dia bakal memegang peran lebih besar di U-17 setelah Nova balik fokus ke Timnas U-20.
Nova Arianto mengatakan, fokusnya sekarang hanya di dua pertandingan uji coba ini.