Scholes menilai pemain nomor 10 seharusnya menjadi penggerak utama serangan, seperti yang diperlihatkan David Silva atau Phil Foden di Manchester City.
Absennya Odegaard di area krusial, kata Scholes, membuat Gyokeres kekurangan dukungan dan mematikan efektivitas lini depan Arsenal.
BACA JUGA:Real Madrid Siapkan Skema Gila: Datangkan Bruno Fernandes, Jual Jude Bellingham?
BACA JUGA:Gaskeun! Maarten Paes Gabung Ajax, Kiper Timnas Indonesia Diumumkan Bela Klub Elite Belanda
Di tengah kritik tersebut, laporan dari media Spanyol Fichajes menyebutkan bahwa Odegaard kini membuka peluang untuk kembali ke Real Madrid.
Hubungannya dengan Arteta diklaim telah mencapai titik tanpa kembali, sehingga kepindahan dianggap sebagai solusi terbaik bagi semua pihak.
Real Madrid bukan satu-satunya peminat.
Bayern Munich juga dikabarkan masuk dalam perburuan tanda tangan Odegaard.
Arsenal sendiri disebut mulai realistis dan siap mempertimbangkan penjualan sang kapten dengan banderol mendekati 80 juta euro, angka yang dinilai masih terjangkau bagi klub-klub elite Eropa.
BACA JUGA:Mauricio Souza Ungkap Kunci Kemenangan Persija atas Persita
Kritik terhadap Odegaard juga datang dari Darren Bent.
Mantan striker Tottenham yang kini dikenal sebagai pengamat sepak bola itu menilai Odegaard sudah saatnya kehilangan tempat di starting XI Arsenal.
Bent bahkan menyarankan Arteta memberi kesempatan kepada Eberechi Eze untuk menjadi starter reguler.
Menurut Bent, Odegaard gagal memberi dampak signifikan dalam sejumlah laga penting, termasuk saat Arsenal kalah 3-2 dari Manchester United.
Ia menilai Eze layak mendapatkan rangkaian pertandingan untuk membuktikan kualitasnya, terlebih tidak ada pemain lini serang Arsenal yang tampil konsisten musim ini.