Paes dikenal sebagai kiper utama FC Dallas sejak 2022.
Total, dia main 114 kali di MLS, kebobolan 158 gol, dan mencatat 23 clean sheet.
BACA JUGA:Odegaard Pulang ke Bernabeu? Real Madrid Mulai Gerak, Arsenal Mulai Waspada
BACA JUGA:BTN Tunjuk Nova Arianto Latih Timnas U-17 Lawan China, Kurniawan Jadi Asisten
Buat Timnas Indonesia, Paes sudah mengoleksi 10 caps dengan 18 kebobolan dan tiga kali nirbobol.
Dengan pengalaman dan statistik itu, peluang Paes jadi kiper utama di Ajax terbuka lebar, apalagi setelah Remko Pasveer hengkang.
Tapi, persaingan tetap ketat karena ada Jaros Vitezslav yang juga ngincar posisi nomor satu.
Sebenarnya, Paes bukan orang baru di Liga Belanda.
Sebelum ke Amerika, dia pernah main buat NEC Nijmegen dan FC Utrecht.
BACA JUGA:4 Pemain Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026 Bikin John Herdman Putar Otak
BACA JUGA:Negosiasi Kontrak Baru Dominik Szoboszlai di Liverpool Mandek? Fakta Baru Terungkap
Penampilan stabilnya di FC Dallas akhirnya mengantar dia balik ke Eredivisie, kali ini berseragam Ajax.
Maarten Paes Dijuluki “Tembok” oleh Fans Indonesia
Setelah resmi diperkenalkan sebagai pemain Ajax, Paes ikut sesi tanya jawab singkat yang diunggah di Instagram resmi klub.
Di situ, dia cerita soal julukan yang nempel di dirinya.
“Julukan saya? Tembok,” kata Paes, merujuk pada nama yang diberikan fans Timnas Indonesia karena ketangguhannya di bawah mistar.
BACA JUGA:Persib Bandung Usai Rekrut Kurzawa dan Dion, Kini Bidik Mauro Zijlstra?