Sentinel: Harus Ada Klarifikasi Soal Proses Produksi Solar B40 Performance

Selasa 03-02-2026,12:40 WIB
Reporter : Fandi Permana
Editor : Fandi Permana

JAKARTA, DISWAY.ID - PT Pertamina Patra Niaga resmi memperkenalkan Biosolar B40 Performance, inovasi bahan bakar biodiesel campuran 40 persen untuk memenuhi kebutuhan sektor industri.

Produk yang dilengkapi paket aditif khusus ini dirancang guna mengatasi tantangan teknis penggunaan biodiesel pada mesin diesel beroperasi berat.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Temui NU Hingga Muhammadiyah ke Istana Hari Ini, Bahas Soal Dewan Perdamaian

BACA JUGA:Rumor Transfer Mauro Zijlstra ke Persija, Mauricio Souza Buka Suara

Produk yang digadang-gadang sebagai bahan bakar ramah lingkungan dengan performa tinggi ini diduga telah disusupi kepentingan bisnis.

Dalam keterangannya, Sentinel Studi Hukum dan Masyarakat (Sentinel) membeberkan bahwa dugaan adanya indikasi penyimpangan serius yang berpusat pada pengadaan zat aditif (additive) untuk produk Solar B40 Performance. 

"Kami menemukan indikasi kuat bahwa penambahan produk aditif yang disuplai oleh Perusahaan Afton Chemical dilakukan tanpa melalui proses tender yang semestinya. Ini adalah penunjukan langsung yang sarat akan konflik kepentingan," tegas Direktur Policy Advocacy Sentinel, Ronald Jefferson, dalam keterangannya, Selasa, 3 Februari 2026. 

Sentinel mengingatkan pernyataan eks Komisaris Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat bersaksi di persidangan pernah mengungkap adanya masalah dalam tender adiktif untuk proses blending di kilang yang terjadi di Patra Niaga.

BACA JUGA:Pengamat: Kesaksian Ahok Jadi Pembuka Bersih-bersih Tata Kelola Minyak!

Hal ini termasuk praktik pengadaan dengan mengganti nama perusahaan meski barangnya sama serta perbedaan harga pengadaan yang membuat biaya menjadi lebih mahal.

Menurut Sentinel, fakta tersebut menunjukkan bahwa persoalan aditif bukan sekadar isu teknis, melainkan masalah tata kelola pengadaan. Karena itu, dugaan penunjukan langsung Afton Chemical tanpa tender dan praktik pencampuran aditif secara manual pada Solar B40 Performance saat ini dinilai sebagai kelanjutan dari pola pengadaan bermasalah yang sama, yang berpotensi merugikan negara dan  konsumen.

Seperti diketahui, produk ini baru saja diluncurkan dengan klaim keunggulan formula aditif yang mampu membersihkan mesin dan meningkatkan efisiensi pembakaran bagi konsumen industri.

"Publik dan industri membayar harga premium untuk 'Performance', namun jika benar isinya hanyalah solar yang dicampur aditif secara manual, maka ini adalah bentuk pembohongan publik yang masif," tambah Sentinel.

BACA JUGA:Dukung Pengusaha, BRI Jalin Kolaborasi dengan BP Batam, BKPM dan Kementerian UMKM untuk Perkuat Investasi Daerah

Peluncuran produk B40 menurut Pertamnina Patra Niaga merupakan jawaban atas isu teknis yang sering dihadapi industri, seperti kandungan air, kecenderungan penyumbatan filter, dan penurunan performa mesin akibat karakteristik fatty acid methyl ester (FAME) yang bersifat higroskopis.

Kategori :