N’Golo Kante di Al-Ittihad juga ngotot mau balik ke Eropa.
Sepanjang Januari, Fenerbahce terus coba negosiasi buat boyong Kante.
Deal sebenarnya hampir jadi, tapi gagal di hari terakhir gara-gara masalah dokumen.
Usulan barter dengan Youssef En-Nesyri juga batal karena administrasi transfer nggak selesai tepat waktu.
FIFA pun menolak banding Al-Ittihad soal transfer yang telat.
BACA JUGA:Mengapa Banyak Pemain Naturalisasi Timnas Merapat ke Persija? Ini Jawaban Souza
BACA JUGA:Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija, Ini Komentar Mauricio Souza
Menurut jurnalis Ben Jacobs, Kante benar-benar kesal.
Dia mogok latihan dan tetap mendorong kepindahan ke Fenerbahce.
Bedanya dengan Arab Saudi, bursa transfer Turki masih buka, jadi peluang Kante cabut masih ada.
Belum jelas apakah Al-Ittihad bakal menyerah dan melepas Kante.
Tapi satu hal nggak bisa dibantah: bursa transfer Januari ini jadi pukulan telak buat proyek Liga Pro Saudi.
BACA JUGA:Ronaldo Minta Pulang ke Old Trafford, Manchester United Ogah Merekrutnya
Dengan Ronaldo dan Kante mogok, plus banyak pemain top yang sudah pulang ke Eropa, citra liga yang tadinya megah mulai kelihatan rapuh.